Presiden Akan Hadiri Tiga Acara Di Sulteng

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

"Kemungkinan tanggal 12 Desember 2013 sudah di Palu karena puncak acara Hari Nusantara adalah 13 Desember,"
Berita Terkait
Palu (Antara Babel) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menghadiri tiga acara penting di Sulawesi Tengah pada 2013 yakni puncak peringatan Hari Nusantara, peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso dan peresmian beroperasinya kilang gas alam cair (LNG) di Banggai.


Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola di Palu, Jumat, mengatakan Presiden sudah menyatakan kesediaannya hadir untuk tiga acara tersebut pada Desember 2013.


"Kemungkinan tanggal 12 Desember 2013 sudah di Palu karena puncak acara Hari Nusantara adalah 13 Desember," kata Longki yang mengaku  bertemu Presiden SBY di Cikeas, Kamis (20/6).


Dia mengatakan untuk teknis peresmian PLTA Sulewana dan kilang LNG Senoro belum ditetapkan, apakah Presiden langsung berkunjung ke lokasi atau hanya diresmikan di Palu bersamaan dengan puncak Hari Nusantara 2013.


Dia mengatakan dirinya bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cekeas didampingi Bupati Poso Piet Inkriwang.


Selain meminta kesediaan Presiden hadir di Sulawesi Tengah, Longki juga menyampaikan masalah gangguan keamanan di Poso dan perkelahian antarwarga desa di daerahnya.


Longki mengatakan masyarakat Sulawesi Tengah diminta berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Hari Nusantara karena kali ini Sulawesi Tengah dipercaya menjadi tuan rumah.


Hari Nusantara kali ini mengangkat tema 'setinggi langit sedalam samudera potensi pariwisata dan kreatvitas nusantara yang tak terhingga'.


Longki Djanggola mengatakan tema itu mendeskripsikan kekayaan dan keberagaman potensi sumber daya alam bahari Indonesia khususnya di Sulawesi tengah yang diharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat baik dari aspek ekonomi, sosial dan budaya.


Hari Nusantara yang diperingati setiap tahun adalah penekanan kembali 'Deklarasi Juanda 1957' yang menyatakan Bangsa Indonesia menjadi negara kepulauan sebagai konsepsi kewilayahan untuk mewujudkan wawasan nusantara.


Longki juga berharap dengan diresmikannya PLTA Poso nanti akan membawa Sulawesi Tengah keluar dari krisis energi listrik yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat di daerah ini.

Editor: Rustam Effendi
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarababel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar