Minggu, 23 April 2017

PT Timah Berempati Bantu Pasien Kanker Testis

id CSR PT Timah, PT Timah, Bantu, Kanker, Testis
PT Timah Berempati Bantu Pasien Kanker Testis
Kepala Bidang Humas PT Timah, Renny Hutagalung (kanan)ketika menyerahkan bantuan kepada Muslimin (kiri)orang tua pasien kanker testis di Desa Beluluk, Selasa (14/3). (antarababel.com/ Aprionis)
Kami senantiasa ingin membantu penderita kanker yang kurang mampu, agar mereka mempunyai kehidupan yang lebih baik,
Beluluk, Pangkalan Baru, (Antara Babel) - Sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada pasien kanker testis, PT Timah (Persero) Tbk membantu biaya pengobatan Hairil Ahyar (32) warga Desa Beluluk Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menderita kanker ganas seberat 1,8 kilogram di bagian kemaluannya.

Bantuan berupa dana pengobatan dan operasi untuk mengangkat kanker testis yang diderita Hairil Ahyar (32) selama lima tahun itu diserahkan oleh Kepala Bidang Humas PT Timah, Renny Hutagalung kepada keluarga pasien dan disaksikan oleh Kepala Desa Beluluk Toni.

"Kami senantiasa ingin membantu penderita kanker yang kurang mampu, agar mereka mempunyai kehidupan yang lebih baik," kata Renny Hutagalung usai menyerahkan bantuan kepada keluarga pasien di Desa Beluluk, Selasa.

Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dalam mengangkat kanker yang  menggerogotinya tubuh bagian kemaluan pasien tersebut.

"Ini salah satu kepedulian perusahaan kepada penderita kanker kurang mampu, agar mereka dapat sembuh dan terbebas dari penyakit berbahaya itu," katanya.

Muslimin (68), orang tua Hairil Ahyar sangat berterima kasih kepada PT Timah yang telah membantu biaya pengobatan anaknya di Rumah Sakit Jakarta.

"Biaya yang dibutuhkan untuk mengobati kanker ini sangat besar mencapai Rp60 juta per bulan dan kami sangat berterima kasih kepada PT Timah yang telah membantu biaya pengobatan anaknya," katanya.

Ia mengatakan saat ini anaknya sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, karena kanker yang menggerogoti tubuh semakin menganas.

"Rumah sakit di daerah ini tidak lagi mampu menangani kanker yang diderita Hairil, sehingga harus dibawa ke Jakarta," kata Muslimin berprofesi sebagai penjual kembang di desa itu.

Ia mengaku hasil penjualan kembang hanya cukup untuk kebutuhan keluarga dan berharap ada dermawan lainnya untuk membantu biaya pengobatan kanker yang dialami anaknya.

"Kita sudah beberapa kali mengurus BPJS untuk pengobatan kanker ini, namun hingga saat ini dana BPJS tersebut belum juga diambil untuk biaya rumah sakit yang sangat besar itu," ujarnya.

Kepala Desa Beluluk, Toni berterima kasih kepada PT Timah yang telah membantu biaya pengobatan kanker warganya.

"Kami mengapresiasi program PT Timah ini, karena sangat membantu warga kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan yang lebih baik," ujarnya.

Editor: Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga