Minggu, 28 Mei 2017

Banyuwangi Penjual Terbaik Pameran Wisata Terbesar Malaysia

id Pameran, Wisata, Malaysia, Banyuwangi
Banyuwangi Penjual Terbaik Pameran Wisata Terbesar Malaysia
Sejumlah wisatawan menikmati keindahan Pantai Teluk Hijau di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (20/12/2016). Pantai berpasir putih dan masih alami tersebut, merupakan salah satu destinasi wisata pantai unggulan di Banyuwangi. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Ini momentum bagi kami untuk menarik minat wisatawan dari Malaysia, terutama dengan mengandalkan sejumlah destinasi, seperti Kawah Ijen dan taman nasional serta atraksi wisata, seperti Festival Gandrung Sewu dan pergelaran fashion,
Banyuwangi (Antara Babel) - Delegasi promosi wisata dari Banyuwangi, Blutama Tours and Travel, menyabet predikat penjual terbaik dalam ajang pameran wisata terbesar di Malaysia, Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2017, 17 hingga 19 Maret.

"Setelah dilakukan penilaian dalam hal layanan dan penyajian media promosi dari seluruh peserta, Banyuwangi ditetapkan sebagai penjual terbaik, The Most Valuable Seller Indonesia Tourism Table Top 2017," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Banyuwangi M.Y. Bramuda saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Bramuda mengatakan bahwa delegasi Banyuwangi bisa berpromosi ke Malaysia atas fasilitas Kementerian Pariwisata seiring dengan terus menggeliatnya sektor wisata di kabupaten tersebut.

Di Malaysia, katanya, delegasi Banyuwangi menggelar promosi lagsung dengan table top untuk mendongkrak kunjungan wisatawan asing. Table Top merupakan fasilitas dari Kementerian Pariwisata untuk kegiatan promosi langsung pariwisata.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa penghargaan itu harus menjadi penyemangat semua pihak untuk terus berinovasi di sektor wisata.

Penghargaan itu, kata dia, menjadi penting bagi penentuan standar pariwisata Indonesia karena di pameran tersebut berkumpul semua pelaku industri pariwisata, mulai dari penyedia jasa perjalanan, maskapai, kapal pesiar, hotel, resor, pemerintah, hingga asosiasi pariwisata, khususnya se-Asia.

Sebagai pameran wisata terbesar di Malaysia, kata Anas, MATTA Fair sangat diminati. Pada tahun lalu, pameran itu diikuti 197 pelaku usaha pariwisata dan dikunjungi lebih dari 100.000 orang dari seluruh Asia Tenggara dan negara lainnya.

"Kemenangan di ajang besar seperti ini menunjukkan, pelan tapi pasti, pelaku usaha pariwisata di Banyuwangi sudah bisa memasuki standar global," kata Anas.

Anas berterima kasih pada Kementerian Pariwisata yang memfasilitasi Banyuwangi sehingga bisa berpromosi langsung di Malaysia. Pasar Malaysia dinilai cukup besar karena banyak wisatawan asal negara itu yang berkunjung ke Indonesia.

Pada tahun 2017, Kemenpar menargetkan bisa menjaring wisman Malaysia sebesar 1.772.000 orang, naik dari kunjungan pada tahun 2016 sebanyak 1.225.458 orang.

"Ini momentum bagi kami untuk menarik minat wisatawan dari Malaysia, terutama dengan mengandalkan sejumlah destinasi, seperti Kawah Ijen dan taman nasional serta atraksi wisata, seperti Festival Gandrung Sewu dan pergelaran fashion," kata Anas.

Editor: Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga