Kamis, 24 Agustus 2017

Baznas Bangka Barat Meningkatkan Kesadaran Berzakat

id zakat
Baznas Bangka Barat Meningkatkan Kesadaran Berzakat
Ilustrasi - Umat muslim mengatre untuk membayar zakat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (10/7/15). (ANTARA FOTO/Fanny Kusumawardhani)
Muntok (Antara Babel) - Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membantu sesama melalui program zakat.

"Dalam dua tahun terakhir kami terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat dan pemerintah daerah agar pengumpulan zakat semakin meningkat, terutama dari para aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di wilayah Kabupaten Bangka Barat," kata Ketua Baznas Kabupaten Bangka Barat, Sobri Murod di Muntok, Senin.

Ia mengatakan zakat yang dikelola Baznas Kabupaten Bangka Barat tahun ini masih sedikit, yaitu sebanyak Rp117.000.000 yang dihimpun dari kesadaran para ASN membayar zakat.

Menurut dia jumlah tersebut merupakan jumlah dana paling sedikit dibandingkan tujuh kabupaten/kota di wilayah Kapulauan Bangka Belitung.

"Di daerah lain jumlahnya sudah mencapai ratusan hingga milyaran rupiah, jauh dari pencapaian di Bangka Barat. Untuk itu kami bekerja sama dengan Pemkab setempat berupaya meningkatkan kesadaran para ASN yang jumlahnya mencapai lebih dari 3.000 orang untuk menyalurkan kewajibannya melalui Baznas," katanya.

Meskipun masih tergolong sedikit, namun pencapaian zakat tahun ini meningkat signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

"Dua tahun lalu yang menyalurkan zakat hanya empat SKPD, tahun berikutnya meningkat menjadi sepuluh dan tahun ini sudah mencapai belasan SKPD yang pegawainya menyalurkan zakat melalui Baznas," katanya.

Ia optimistis tahun depan akan semakin banyak ASN yang menyalurkan zakat melalui Baznas sehingga dana yang terkumpul semakin besar.

Dengan dana yang semakin besar, Baznas merencanakan akan mengembangkan program penyaluran zakat bukan hanya kepada perorangan pada saat menjelang Idul Fitri, namun bisa disalurkan untuk kegiatan lain.

"Bisa saja kami salurkan untuk mustahik atau penerima zakat untuk pemberdayaan ekonomi keluarga dan UKM sehingga zakat lebih bermanfaat, khususnya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan," kata dia.

Editor: Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga