Jumat, 18 Agustus 2017

Mahasiswa Indonesia Bagikan Takjil Gratis di Sudan

id takjil
Mahasiswa Indonesia Bagikan Takjil Gratis di Sudan
Ilustrasi - Sejumlah warga sedang memilih takjil (makanan berbuka puasa). (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)
Jakarta (Antara Babel) - Mahasiswa Indonesia di Sudan mengadakan kegiatan "Takjil on The Road", yakni membagikan makanan takjil secara gratis untuk berbuka puasa, kepada orang-orang yang lewat di sekitar pasar Induk kota Khartoum, Sudan.

Hal itu disampaikan dalam keterangan pers dari Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) di Sudan, yang diterima di Jakarta, Senin.

Acara "takjil on The Road" itu merupakan salah satu rangkaian acara "Gebyar Ramadhan 1438 Hijriah" yang diadakan PPI di Sudan dan merupakan program baru yang belum ada di tahun-tahun sebelumnya.

Seperti "takjil on the road" yang ada di Indonesia, 20 menit menjelang waktu berbuka, panitia membagikan takjil gratis kepada para pejalan kaki dan para pengendara di sekitar lampu lalu lintas.

Selain membagikan takjil, panitia pun menyediakan makanan khas Indonesia, berupa bakwan dan opor ayam yang bisa didapatkan apabila berbuka puasa di tikar-tikar yang digelar oleh panitia di seputar lokasi kegiatan "Takjil on The Road".

Sebelum azan magrib berkumandang, panitia mengajak warga Sudan yang melintas untuk berkenan berbuka dengan menu khas Indonesia di tikar-tikar yang disediakan panitia.

Wakil Ketua PPI Sudan, Muhammad Ruhiyat Haririe yang turut ikut di lapangan sangat memuji kegiatan yang diprakarsai oleh Panitia Gebyar Ramadhan 1438 H dan berharap kegiatan seperti itu akan menjadi agenda tahunan PPI Sudan kedepannya.

"Ini merupakan kegiatan positif yang harus dilestarikan kedepannya. Memanfaatkan momen Ramadhan, kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kepekaan kita terhadap sesama dan menebar manfaat sebanyak-banyaknya, terlebih dengan turun langsung dan berbaur dengan orang-orang yang membutuhkan," ujar dia.

Warga Sudan yang turut serta dalam kegiatan "Takjil on The Road" itu mengaku senang dengan kegiatan itu, terlebih dengan hadirnya makanan khas Indonesia yang sulit didapatkan di Sudan.

Editor: Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga