Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada Minggu (26/10) ketinggian gelombang laut di sejumlah perairan Bangka Belitung meningkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

"Ketinggian gelombang laut diprakirakan mencapai 2,5 meter, lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya dengan ketinggian berkisar antara 1,5 hingga dua meter," kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Deas Achmad Rivai di Pangkalpinang, Sabtu.

Ketinggian gelombang tersebut, kata Rivai, berpotensi terjadi di Selat Karimata, Selatan Bangka dan Selat Gelasa dengan kecepatan angin mencapai 36 kilometer per jam yang berembus dari Timur ke Selatan.

Ia mengatakan dengan kondisi gelombang laut saat ini nelayan dan pengguna jasa transportasi laut lainnya diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan apabila melewati perairan tersebut.

"Kami mengimbau bagi pengguna jasa transportasi laut dan nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil untuk melaut agar lebih meningkatkan kewaspadaan karena ketinggian gelombang perairan ini sering berubah-ubah," kata Rivai.

Ia menambahkan, ketinggian gelombang laut di perairan Babel lainnya yakni di utara dan selata Bangka berkisar antara satu hingga 1,5 meter disertai angin dengan kecepatan mencapai 33 kilometer per jam.

Sementara itu, berdasarkan pantauan satelit cuaca, sebagian daratan Babel diprakirakan akan turun hujan, namun masih kategori ringan.

"Daerah yang diprakirakan akan turun hujan yakni di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang," katanya.

Ia menambahkan, dua kabupaten lainnya yakni Belitung dan Belitung Timur kondisi cuaca diprakirakan hanya berawan dan tidak berpotensi turunnya hujan.

Menurut dia, kondisi kecepatan angin di daratan tersebut masih sama seperti beberapa hari sebelumnya yakni berkisar antara enam hingga 26 kilometer per jam.

Pewarta: Oleh Kasmono

Editor : Aprionis


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014