Provinsi Bangka Belitung bertekad menjadi daerah mandiri pangan, dengan terus memperluas areal persawahan pada setiap kabupaten.

"Kita bertekad membalikkan keadaan yang selama ini bahan pangan tergantung dari luar daerah, namun dalam beberapa tahun ke depan kita punya tekad bisa mandiri pangan," kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan saat mendampingi Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerjanya di Babel, Selasa.

Ia menjelaskan, untuk menuju mandiri pangan tentu harus memiliki strategi yang matang dan terukur terutama dalam meningkatkan produksi padi sawah.

"Saya sudah berbicara dengan Mentan bahwa beliau siap mendukung Babel menuju mandiri pangan," ujarnya.

Bahkan, kata dia, Kementan RI sudah menyediakan anggaran Rp74 miliar lebih untuk pengembangan areal persawahan pada seluruh kabupaten di Babel.

"Kita juga diminta untuk membuka lahan minimal seluas 30.000 hektare untuk tanaman padi sawah dan itu sudah mulai dilakukan di Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya.

Ia mengatakan, di tengah negeri dilanda pandemi corona tentu sangat tertantang menjadikan Babel sentra pangan untuk mengatasi krisis ekonomi.

"Saat ini petani adalah pahlawan, peran petani sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2020