Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), selama 2014 menangani 267 kasus dan berhasil mengevakuasi 1.272 korban di daerah itu.

"Untuk menekan korban bencana alam ini, kami telah menyiagakan personil di titik-titik rawan bencana di Bangka Belitung," kata Kepala BNPB Bangka Belitung, Syahrizal Tanjung di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan, sebanyak 267 kali bencana alam tersebut didominasi bencana kebakaran hutan sebanyak 65 kali, kebakaran rumah 31 kejadian, kebakaran pasar, ruko, sekolah, kantor pemerintah dan swasta 28 kejadian dan kapal tengelam 27 kejadian.

Selanjutnya, angin puting beliun, angin kencang 26 kejadian, banjir badang, rob 20 kejadian, kecelakaan di sungai dan kolong 15 kejadian, tanah longsor 24 kejadian, kabut asap 13, konflik sosial satu kali, tersambar petir tiga kali, gempa bumi satu kali, kecelakaan transportasi laut tujuh kali, udara satu kali, jembatan putus dua kali dan kejadian luar biasa demam berdarah dengue tiga kali.

Sementara itu, korban bencana alam mencapai 1.272 kepala keluarga, korban jiwa 636 orang, korban hilang 257 orang, luka berat 22 orang, luka ringan atau mengungsi akibat bencana alam 30 orang.

"Bangunan rusak berat akibat bencana alam tahun lalu  sebanyak 30 unit, rusak sedang 54 unit, rusak ringan 184 unit bangunan," jelasnya.  
    
Untuk mengurangi potensi bencana alam ini, kata dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitarnya, karena kerusakan lingkungan dan hutan merupakan sebagai pemicu bencana alam ini.

Selain itu, mensiagakan petugas selama 24 jam, untuk menanggani dan mengevakuasi korban bencana alam.

"Kami berharap masyarakat tidak merusak lingkungan, seperti melakukan pembakaran hutan, menambang timah di kawasan hutan, terumbu karang dan hutan bakau, karena kerusakan alam itu akan meningkatkan potensi bencana alam yang merugikan masyarakat lainnya," ujarnya.

Pewarta: Aprionis

Editor : Mulki


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2015