Corporate Communications Strategic Lion Air mengatakan seluruh penumpang dan awak pesawat Lion Air JT-173 rute Batam menuju Tanjung Karang dalam keadaan selamat setelah pesawat sempat tergelincir di Bandara Radin Inten II Lampung.

"Seluruh penumpang dan awak pesawat dalam kondisi selamat, dan telah di evakuasi di gedung terminal Bandara Radin Inten II," ujar Danang Mandala Prihantoro saat dihubungi dari Bandarlampung, Ahad.

Ia mengatakan saat ini pihak maskapai Lion Air akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pengelola Bandara Radin Inten II Lampung dan instansi terkait dalam proses evakuasi pesawat.

"Diketahui pesawat Lion Air penerbangan JT-173 membawa 7 awak pesawat, 125 penumpang dewasa, seorang anak, dan dua balita," ujarnya.

Ia mengatakan pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Hang Nadim pukul 13.33 WIB dan mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung pada pukul 14.45 WIB.

"Pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT-173 ketika mendarat memang dalam kondisi hujan deras dengan jarak pandang yang memenuhi kualifikasi proses pendaratan pesawat udara," ucapnya.

Menurutnya, kronologis pesawat tergelincir terjadi ketika pesawat yang dalam kecepatan rendah tersebut melakukan proses untuk berbelok arah menuju pelataran parkir (apron), namun badan pesawat keluar dari landas pacu (runway).

"Berdasarkan informasi terkini, semua penumpang penerbangan JT-173 sudah meninggalkan Bandara Radin Inten II dengan membawa barang bawaan serta bagasi masing-masing," ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Humas Bandara Radin Inten II Lampung Pujo Wusono.

"Saat ini masih dalam proses evakuasi pesawat, namun tidak ada yang terluka dari awak pesawat ataupun penumpang semua selamat," ujarnya.

Menurutnya proses evakuasi hingga kini masih terus dilakukan sebab dalam kondisi hujan.

"Masih dalam proses evakuasi pesawat, kalau untuk penumpang semua sudah kembali ke rumah masing-masing," katanya lagi.

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2020