Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sejak 30 Mei 2022 sudah tidak ada lagi kasus aktif COVID-19.

"Sejak Senin (30/5) tidak ada lagi pasien wajib isolasi maupun yang dirawat maupun ditemukan kasus baru. Kami berharap situasi ini bisa terus dijaga agar tidak kembali naik," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Rabu.

Pengendalian pandemi COVID-19 di Bangka Barat dinilai berhasil dalam beberapa bulan terakhir terbukti dengan terjadinya penurunan jumlah kasus baru warga yang terkonfirmasi positif virus tersebut.

Penurunan kasus itu kemungkinan besar juga banyak dipengaruhi semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini membantu penanganan COVID-19 di Bangka Barat," ujarnya.

Meskipun terjadi penurunan kasus hingga nol, namun pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan serta bagi yang memenuhi syarat diminta melengkapi diri dengan suntikan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, selama pandemi berlangsung ditemukan sebanyak 7.054 kasus warga yang terkonfirmasi positif, 160 pasien meninggal dunia dan 6.894 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan kasus aktif nihil.

Untuk pencapaian vaksinasi COVID-19, dari sebanyak 157.934 warga sasaran, yang telah menerima vaksinasi dosis satu sebanyak 133.720 orang atau 84,67 persen, dosis dua 107.448 atau 68,03 persen dan dosis tiga 24.760 atau 15,68 persen.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022