PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membuat mall dan showroom mobil secara virtual di Metanesia, use case dunia metaverse garapan Telkom yang bisa dikunjungi oleh pengguna yang akan membeli produk.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam konferensi pers penyelenggaraan Digiland di Senayan Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa mall dunia virtual yang ditampilkan dalam Metanesia akan menghadirkan beberapa produk yang bisa dilihat-lihat layaknya berada di mall sungguhan, namun di metaverse dilakukan dalam jaringan internet

"Kita akan luncurkan Metanesia, salah satu use case Metaverse. Use case di Metaverse itu kan ada banyak sekali, use case yang akan kita luncurkan adalah tampilan seperti mall. Ada beberapa isinya kami bekerja sama dengan beberapa perusahaan," kata Ririek.

Ririek menyampaikan Telkom baru bekerja sama dengan beberapa perusahaan terkait proyek Metanesia ini dikarenakan dunia metaverse adalah hal yang sangat baru dalam dunia bisnis. Dia menyebut perlu dibangun kesadaran sejumlah perusahaan besar tentang penggunaan metaverse dalam pengembangan bisnis.

Telkom bekerja sama dengan salah satu perusahaan industri otomotif Tanah Air yang akan menampilkan produk-produk mobil melalui showroom di dunia virtual. Pengguna bisa mendatangi showroom mobil tersebut di dunia metaverse dan melihatnya secara langsung.

Bahkan Ririek menyebutkan showroom mobil di Metanesia bisa menampilkan bagian-bagian detil seperti kolong mobil untuk melihat rangka, yang mana tidak bisa dilakukan di showroom dunia nyata.

Metanesia akan diluncurkan pada 31 Juli 2022 berbarengan dengan penyelenggaraan Digiland 2022 yaitu festival musik, seni, kuliner, dan pameran teknologi yang digelar di Istora Senayan Jakarta.

Pengunjung Digiland bisa menjajal gawai virtual reality (VR) yang disediakan oleh Telkom di acara tersebut untuk berkunjung ke Metanesia dan melihat-lihat mall di dalamnya.

Ririek menyebutkan ke depannya Telkom akan terus mengembangkan Metanesia dengan menghadirkan lebih banyak produk yang ditampilkan dalam mall metaverse, tidak hanya sebatas pada industri mobil.

Menurut dia, mall metaverse ini akan sangat bermanfaat dan praktis ke depannya agar setiap pembeli bisa melihat dan merasakan langsung produk yang ingin dibelinya secara daring, sebelum akhirnya benar-benar membelinya di dunia nyata.

"Kami yakin ke depan akan banyak yang memanfaatkan ini semua. Akan jadi lebih praktis. Bahkan yang tidak bisa ditemukan di dunia nyata, bisa dihadirkan di sini," kata Ririek.
 

Pewarta: Aditya Ramadhan

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022