Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat stok gula pasir di gudang-gudang distributor di daerah itu tercatat sebanyak 455 ton atau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Stok gula pasir cukup untuk memenuhi permintaan yang masih normal dan pasokan didatangkan secara kontinu," kata Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel Marhoto di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia menjelaskan, dari 455 ton stok gula pasir tersebut tersebar di gudang PT Bina Purnama Bersama sebanyak 40 ton, PT Globus Internusa 180 ton, PT Bangka Alam Sejahtera 55 ton, UD Mawar 100 ton, Akon 50 ton dan CV Bangka Putra Persada sebanyak 30 ton.

"Kecukupan stok tersebut membuat harga masih bertahan Rp12.000 per kilogram, pasokan didatangkan dari luar daerah seperti dari Jawa, Palembang, Bengkulu dan lainnya," ujarnya.

Ia mengimbau agar para pedagang dapat meningkatkan pasokan dari daerah snetra untuk mengantisipasi pelonjakan harga dan sehingga perekonomian tetap stabil.

"Saat ini musim hujan jadi ada kekhawatiran pasokan dari daerah sentra akan tersendat karena terganggu oleh cuaca buruk, maka itu diharapkan pedagang dapat menjaga ketersediaan stok tersebut," ujarnya.

Menurut dia, saat ini, permintaan gula pasir masih didominasi oleh usaha rumah tangga kecil dan menengah, seperti usaha kue kering dan makanan ringan manis lainnya.

"Mudah-mudahan dengan ketersediaan stok yang mencukupi ini harga gula pasir akan terus stabil sehingga pengusaha makanan ringan kecil dan menengan dapat menjalankan usahanya dengan baik," ujarnya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Mulki


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2016