Kasus penganiayaan dengan kekerasan yang dilakukan salah satu anak mantan pegawai Kementerian Keuangan berdampak pada sorotan masyarakat terhadap personel instansi itu, termasuk kebijakan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Selain kasus penganiayaan, sorotan terhadap Kementerian Keuangan juga terkait pamer harta dan kepemilikan kekayaan yang dianggap tidak wajar.
Salah satu sorotan itu, berupa unggahan video Facebook berdurasi enam menit yang menarasikan semua jajaran kementerian setuju bahwa Menkeu Sri Mulyani dicopot dari jabatannya dan dimiskinkan hingga tujuh turunan.
Namun, benarkah bahwa Sri Mulyani dicopot dari jabatan sebagai Menteri Keuangan?
Unggahan hoaks yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dicopot dari jabatannya dan dimiskinkan tujuh turunan. Faktanya, dalam unggahan video tersebut tidak sesuai dengan judul yang dinarasikan. (Facebook)
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran ANTARA, unggahan video tersebut tidak menyatakan bahwa Sri Mulyani dicopot dari jabatan menteri keuangan, sebagaimana disebut dalam sampul unggahan.
Konten video di Facebook itu justru membahas Kepala Subbag Tata Usaha dan Rumah Tangga Kanwil DJP Sumatera Utara II Bursok Anthony Marlon yang kecewa karena pengaduannya diabaikan Sri Mulyani sejak 2021.