Pangkalpinang (Antara Babel) - Persediaan beras di sejumlah gudang distributor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 3.843 ton dan harganya di sejumlah pasar tradisional turun tipis.
"Saat ini stok beras di gudang distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tiga bulan ke depan," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kepulauan Babel Marhoto, di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan sebanyak 3.843 ton beras itu tersebar pada sembilan gudang distributor, dengan rincian PT Bina Purnama Bersama 600 ton, Bangka Alam Sejahtera 400 ton, Akon 200 ton, dan gudang Bulog 1.883 ton.
Selanjutnya, stok beras di gudang beras Toko Hartono 20 ton, Toko Kim Nyuk 30 ton, UD Mayar Jaya Belitung 250 ton, CV AS 30 ton, dan PT Globus Internusa Belitung 430 ton.
"Diperkirakan stok beras akan terus mengalami peningkatan, karena distributor mendatangkan beras secara kontinu," ujarnya.
Sedangkan harga beras di sejumlah pasar tradisional mengalami penurunan, seperti beras merek 118 dari Rp11.500 per kilogram turun menjadi Rp11.400 per kg, beras merek RM dari Rp12 ribu/kg turun menjadi Rp11.700 per kg.
"Kami berharap distributor terus meningkatkan pasokan beras, untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang puasa dan lebaran nanti," ujarnya lagi.
Menurut dia, menjelang puasa dan Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada Juli 2016, harga berbagai bahan pokok akan mengalami kenaikan, karena permintaan masyarakat juga mengalami peningkatan tinggi untuk memeriahkan hari besar keagamaan itu.
"Kita berharap distributor memperbanyak stok, agar tidak terjadi kenaikan harga tinggi karena persediaan kurang untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang puasa dan lebaran nanti," katanya pula.
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2016
"Saat ini stok beras di gudang distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tiga bulan ke depan," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kepulauan Babel Marhoto, di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan sebanyak 3.843 ton beras itu tersebar pada sembilan gudang distributor, dengan rincian PT Bina Purnama Bersama 600 ton, Bangka Alam Sejahtera 400 ton, Akon 200 ton, dan gudang Bulog 1.883 ton.
Selanjutnya, stok beras di gudang beras Toko Hartono 20 ton, Toko Kim Nyuk 30 ton, UD Mayar Jaya Belitung 250 ton, CV AS 30 ton, dan PT Globus Internusa Belitung 430 ton.
"Diperkirakan stok beras akan terus mengalami peningkatan, karena distributor mendatangkan beras secara kontinu," ujarnya.
Sedangkan harga beras di sejumlah pasar tradisional mengalami penurunan, seperti beras merek 118 dari Rp11.500 per kilogram turun menjadi Rp11.400 per kg, beras merek RM dari Rp12 ribu/kg turun menjadi Rp11.700 per kg.
"Kami berharap distributor terus meningkatkan pasokan beras, untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang puasa dan lebaran nanti," ujarnya lagi.
Menurut dia, menjelang puasa dan Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada Juli 2016, harga berbagai bahan pokok akan mengalami kenaikan, karena permintaan masyarakat juga mengalami peningkatan tinggi untuk memeriahkan hari besar keagamaan itu.
"Kita berharap distributor memperbanyak stok, agar tidak terjadi kenaikan harga tinggi karena persediaan kurang untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang puasa dan lebaran nanti," katanya pula.
Editor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2016