Medan (Antara Babel) - Seorang ibu rumah tangga Dewi Sartika boru Banjarnahor (34) tewas menggenaskan akibat dirampok  di kawasan Pasar VII Jalan Gagak Hitam Ringroad, Medan.

Panit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Martua Manik, Selasa, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus perampokan tersebut.

"Masih kita proses dan selidiki, kita mintai keterangan penarik becak dan adik korban," katanya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan I Sunggal, Junaedi mengatakan, korban mempertahankan tas miliknya, saat tarik-tarikan dengan perampok tersebut.

Namun, korban jatuh dari atas becak bermotor dan kepalanya terbentur keras di aspal, serta mengeluarkan darah segar.

Pelaku perampokan yang mengendarai sepeda motor itu, langsung kabur.

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tere Margaret Ring Road, namun nyawanya tidak tertolong," ucap Junaedi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Dewi Sartika warga Jalan Gagak Hitam, Gang Mega, Ring Road bermaksud menjeguk ibunya Rosdaya boru Nainggolan (65) yang lagi sedang sakit keras di Aek Kanopan.

Saat itu, korban diantarkan oleh adiknya Agus Tina ke Terminal Amplas dengan menumpang becak bermotor.Karena adiknya sedang lagi hamil besar, korban duduk di pinggir sambil memangku tas sandang miliknya.

Namun, di tengah perjalanan, dua orang pengendara Honda Beat memepet becak motor yang mereka tumpangi, saat itu seorang pelaku menarik tas korban.

Korban berusaha mempertahankan barangnya, dan terjadi aksi saling tarik-menarik dengan perampok.

Nahas, korban yang kalah tenaga akhirnya terpental dengan kepala terbentur aspal bersama tas miliknya.

Pewarta: Munawar Mandailing

Editor : Mulki


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2016