Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan perekonomian Kepulauan Babel pada triwulan IV 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,54 persen (year on year/yoy), dibandingkan triwulan IV tahun sebelumnya sebesar 0,94 persen (yoy).
BPS Babel juga mencatat pertumbuhan ekonomi Babel terus meningkat dengan perbandingan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2023 sebesar 4 persen, dan triwulan IV 2022 sebesar 4,45 persen.
Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Kamis, mengatakan pertumbuhan ekonomi Babel triwulan IV 2025 didorong oleh pertumbuhan tinggi pada lapangan usaha.
Pertumbuhan lapangan usaha tertinggi adalah lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 22,68 persen, diikuti lapangan usaha jasa perusahaan sebesar 15,23 persen dan lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 13,13 persen.
Lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh secara signifikan didorong makin maraknya usaha warung makan, warung kopi dan kafe serta adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pertumbuhan ekonomi kumulatif tahun 2025 meningkat 4,09 persen (yoy), dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya 0,77 persen (yoy).
"Perekonomian Babel 2025 lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya hanya naik 0,77 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Kamis.
Sugeng menyebutkan perekonomian Provinsi Kepulauan Babel tahun 2025 diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp116,81 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp63,29 triliun.
Sementara itu, PDRB per kapita Provinsi Kepulauan Babel 2025 mencapai Rp 75,32 juta.
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026