Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) melaksanakan kegiatan Ground Check (GC) Data Pelanggan PLN sebagai bagian dari penyempurnaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kegiatan ini diawali dengan pelatihan bagi petugas PLN yang akan melakukan pendataan langsung di lapangan, Rabu (13/3).
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Jumat, menyebutkan pelatihan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibuka oleh General Manager PLN UIW Babel Ira Savitri, dihadiri Kepala BPS Babel Sugeng Ariyanto, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Babel Eriasmono, Manager PLN UP3 Bangka Muhammad Taufik, serta Manager PLN UP3 Belitung Megantara yang mengikuti secara daring bersama jajaran Kepala BPS kabupaten/kota se-Babel.
Dalam sambutannya, Ira Savitri menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama nasional PLN dan BPS untuk melakukan pemadanan serta verifikasi data pelanggan agar lebih akurat dalam mendukung penyempurnaan DTSEN.
"Selain membantu BPS memperoleh data sosial ekonomi yang lebih valid, kegiatan ini juga mendukung PLN memastikan program pemerintah, khususnya subsidi listrik bagi masyarakat kurang mampu, dapat tersalurkan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi hingga tingkat Unit Layanan Pelanggan (ULP) agar pendataan berjalan optimal," katanya.
Sementara itu, Sugeng Ariyanto menjelaskan bahwa Ground Check dilakukan untuk memastikan kesesuaian data pelanggan dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Verifikasi meliputi identitas pelanggan dengan penghuni rumah, jumlah anggota keluarga yang memanfaatkan listrik, lokasi meteran melalui geotagging, serta dokumentasi kondisi bangunan tempat tinggal.
Peserta pelatihan merupakan Petugas Baca Meter (biller) PLN yang akan melakukan pendataan langsung menggunakan aplikasi Fasih Mobile. Data yang dikumpulkan antara lain NIK, nomor telepon pelanggan, geotag lokasi rumah, foto bagian depan rumah, status kepemilikan bangunan, serta jumlah anggota keluarga dalam satu rumah.
Kegiatan Ground Check Data Pelanggan PLN di Bangka Belitung dijadwalkan berlangsung bulan Maret hingga Agustus 2026 dengan pendampingan BPS guna memastikan kualitas dan keakuratan data. Melalui kolaborasi ini diharapkan data sosial ekonomi nasional semakin terintegrasi dan akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026