Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggencarkan Operasi Patuh Karantina, guna memastikan lalu lintas komoditas pertanian bebas hama dan penyakit selama arus mudik Lebaran 2026.
"Kita memperketat pengawasan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan," kata Kepala Karantina Bangka Belitung Herwintarti di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, Operasi Patuh Karantina untuk memastikan setiap lalu lintas komoditas telah memenuhi persyaratan karantina, sehingga aman, sehat, serta bebas hama dan penyakit.
"Kami ingin memastikan keamanan dan mutu pangan, khususnya saat mulai meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa mudik lebaran ini," katanya.
Ia menyatakan fokus kegiatan Operasi Patuh Karantina pada 2026 dilakukan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, karena merupakan pintu utama lalu lintas komoditas dari dan menuju Kepulauan Babel.
"Pelaksanaan Operasi Patuh Karantina hari ini difokuskan di Satuan Pelayanan Muntok sebagai langkah antisipasi untuk memastikan arus komoditas tetap tertib dan sesuai ketentuan karantina," katanya.
Selain itu, operasi ini juga dilaksanakan secara menyeluruh di kesatuan pelayanan Karantina Babel selama arus mudik dan balik Lebaran, sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan dan peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan karantina.
“Kami mengajak masyarakat dan para pelaku usaha untuk patuh melapor kepada petugas karantina, apabila akan memasuki lalu lintas komoditas hewan, ikan, tumbuhan maupun produk turunannya sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” katanya.
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026