Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyiapkan cadangan logistik untuk membantu masyarakat di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) jika terjadi bencana alam di daerah itu.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Baharudin Bafa di Sungailiat, Selasa, mengatakan cadangan logistik umumnya mencakup makanan siap saji, lauk pauk siap saji, makanan anak, tenda, kasur, selimut, dan perlengkapan keluarga.
Dia menjelaskan persediaan cadangan logistik yang disimpan di gudang tersebut melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai strategi mempercepat penanganan bencana.
"Hanya saja, jika bencana alam itu bersifat masif, bantuan bagi korban diambil dari dana bencana yang bersumber dari pemerintah daerah," katanya.
Baharudin mengatakan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana dilakukan setelah bencana, sementara bantuan tanggap darurat kewenangan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Bantuan sosial setelah bencana dari pemerintah daerah biasanya berupa sembako yang nilainya kurang lebih Rp50 juta pada tahun 2026, namun juga kami melihat seberapa besar dampak musibah bencana alam tersebut," katanya.
Menurut dia, bencana alam yang sering terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bangka berupa angin puting beliung dan bencana banjir.
Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Bangka tahun 2025, instansi itu telah menyalurkan bantuan sosial cadangan logistik berupa makanan dan sandang di dua desa di Kecamatan Mendo Barat, yakni Desa Kace dan Desa Kace Timur.
Di Desa Kace penyaluran bantuan makanan siap saji untuk 51 keluarga penerima manfaat dan lemari sebanyak 41 buah serta kasur 14 buah.
Sedangkan bantuan sosial di Desa Kace Timur berupa makanan siap saji bagi 71 keluarga penerima manfaat, lemari 11 buah dan kasur 11 buah.
Editor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026