Jakarta (Antaranews Babel) - Pemilihan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menunjukkan bahwa pemerintah dapat menjaga stabilitas dengan baik karena calon yang diajukan Presiden Joko Widodo diterima secara aklamasi oleh DPR RI.

"Ini semua menunjukkan bahwa Pak Jokowi mampu menjaga stabilitas politik dalam negeri," kata Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait dalam rilis, Senin.

Menurut Maruarar Sirait, setiap calon pejabat yang diusulkan oleh Presiden Jokowi selalu disetujui DPR yang berarti baik bagi kondisi bangsa ini.

Politisi PDIP itu juga mengutarakan harapannya agar tidak hanya stabilitas politik, tetapi stabilitas ekonomi dan ketersediaan uang rupiah juga dapat menjadi lebih baik.

Apalagi, menurut dia, saat ini tugas dan amanah Gubernur BI dinilai lebih berat karena akan menghadapi tahun politik menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Sebagaimana diwartakan, Gubernur BI yang baru terpilih, Perry Warjiyo, diharapkan dapat menghadapi beragam tantangan perekonomian global sehingga dapat memastikan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional berjalan beriringan.

"Berbagai tantangan seperti kebijakan fiskal, ketidakstabilan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi yang belum mencapai target, hingga melemahnya kurs rupiah diharapkan dapat dihadapi," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

Menurut Taufik, Perry memiliki keunggulan atau nilai positif karena memiliki latar belakang sebagai Deputi Gubernur BI sehingga diharapkan telah mengetahui dengan visi yang jelas bagaimana arah kebijakan BI ke depannya.

Politisi PAN itu juga menekankan pentingnya sinergi baik dengan pihak legislatif maupun pemerintah sebagai eksekutif, maka beragam tantangan tersebut juga dapat diatasi secara bersama-sama.

Memasuki tahun politik, Taufik mendorong agar bank sentral selalu hadir di tengah masyarakat dengan menekankan independensi juga dengan tetap melakukan pengendalian inflasi.

Komisi XI DPR RI telah menyetujui Perry Warjiyo dan Dody Budi Waluyo menjadi pimpinan baru BI dimana Perry Warjiyo menjadi Gubernur BI dan Dody Budi Waluyo menjadi Deputi Gubernur BI.

"Semua anggota setelah rapat internal, kami memutuskan musyawarah mufakat 10 fraksi memilih Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI dan Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur BI," kata Ketua Komisi XI Melchias Markus Mekeng di Jakarta, Rabu (28/3).

Perry Warjiyo menjabat Gubernur BI periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo. Sementara Dody Budi Waluyo mendapat suara bulat dari 36 anggota Komisi Bidang Keuangan dan Perbankan itu untuk membantu tugas Perry selama lima tahun ke depan.

Pewarta: Muhammad Razi Rahman

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018