Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah warga kelompok rentan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat di daerah itu.
Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Selasa, mengatakan penyaluran bantuan sosial yang dilaksanakan di Kecamatan Mentok hari ini untuk mendukung proses penyediaan makanan bagi warga rentan, yaitu kepada warga penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar dan lanjut usia terlantar.
"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Bangka Barat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya lansia, penyandang disabilitas dan masyarakat miskin ekstrem," katanya.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Mentok, dihadiri sejumlah perwakilan unsur Forkopimda, Dinsos PMD, camat, lurah/kepala desa di Kecamatan Mentok, dan para penerima bantuan dan para pendamping sosial se-Kecamatan Mentok.
Bantuan sosial penyediaan bahan makanan pokok ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Bangka Barat periode 2025-2030 yang dialokasikan melalui program perlindungan sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Bangka Barat.
Dinsos PMD Bangka Barat sebelumnya telah melakukan pendataan dan mengklasifikasikan warga yang berhak menerima.
Bantuan sosial ini bersumber dari APBD Kabupaten Bangka Barat 2025 berupa uang senilai Rp170.000/orang yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan selama 12 bulan. Bantuan disalurkan dalam dua tahap (enam bulan sekali).
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi mengatakan Pemkab berkomitmen dan berusaha maksimal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, berupa pemberdayaan sosial dengan pemberian modal usaha atau perlindungan sosial dengan pemberian jaminan kesehatan termasuk penyaluran bantuan sosial.
"Bantuan sosial yang disalurkan hari ini berupa uang dan akan dibelanjakan langsung oleh para penerima untuk membeli bahan makanan pokok," katanya.
Menurut dia, bantuan tersebut bukan hanya soal materi, tetapi merupakan wujud penghormatan dan kepedulian terhadap sesama manusia.
"Kita ingin memastikan seluruh warga, termasuk mereka yang terlantar dan tak memiliki keluarga, tetap mendapatkan perhatian dan hak-haknya. Bantuan penyediaan makanan ini juga wujud solidaritas sosial dari Pemerintah kepada mereka yang membutuhkan," katanya.
Penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konsisten dan berkelanjutan dalam menjamin hak-hak dasar kelompok rentan, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Bangka Barat.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026