Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai modus penipuan mengatasnamakan Disdukcapil dengan modus aktivitasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Disdukcapil Bangka Selatan Benny Supratama di Toboali, Kamis mengatakan, pihaknya sudah menerima aduan dari masyarakat terkait modus penipuan yang mengatasnamakan Disdukcapil Bangka Selatan.
Modus penipuan tersebut umumnya dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab seperti mengirim pesan WhatsApp, SMS, atau telefon pribadi yang mengatasnamakan petugas Disdukcapil.
"Disdukcapil Bangka Selatan tidak pernah menghubungi masyarakat secara langsung melalui pesan pribadi untuk meminta data aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IDK)," katanya.
Dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Disdukcapil Bangka Selatan, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima telepon ataupun surat yang barkaitan dengan hal tersebut.
"Kami minta masyarakat berhati-hati dalam menerima telfon atau pun surat yang mengaku petugas dari Disdukcapil atau pemerintah untuk meminta data pribadi pengaktifan Identitas Kependudukan Digital ," ujarnya.
Benny menegaskan bahwa pengaktifan Identitas Kependudukan Digital hanya bisa dilakukan di Kantor Disdukcapil setempat dan tidak bisa didaftarkan secara Online.
"Jika menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan Disdukcapil Bangka Selatan segera menghubungi pihak kepolisian dan juga Disdukcapil," ujarnya.
