Manggar, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membina sebanyak 10 sanggar seni tradisional dalam upaya melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.
"Sanggar seni daerah yang kita bina ini memiliki sejumlah karya terbaik yang terinspirasi dari nilai-nilai budaya lokal dan telah menjadi bagian dari kekayaan budaya tak benda Indonesia," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur Hendri di Manggar, Kamis.
Sebanyak 10 sanggar yang menjadi binaan Disbudpar Belitung Timur adalah Sanggar Kemuning Reborn (Manggar), Sanggar Rampai Jingga (Manggar), Sanggar Istana Yudha (Kelapa Kampit), Sanggar Serumpun Seroja (Manggar), Sanggar Pinang Gading (Manggar).
Kemudian Sanggar Tunas Ketjapih (Kelapa Kampit), Sanggar Kemuning (Manggar), Sanggar Payong Tara (Kelapa Kampit), Sanggar Genayun Merah (Gantun) dan Sanggar Muara 9 Feat Sekawan Production (Gantung)
Sebagai bagian dari penguatan pelestarian budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur juga menggelar berbagai kegiatan seni dan budaya, termasuk lomba musik dan tari daerah bertema "Belitung Timur dalam Jejak Tak benda".
"Pergelaran musik dan seni tari daerah telah menjadi agenda tahunan yang rutin digelar sebagai bentuk pelestarian budaya berbasis kearifan lokal," ujarnya.
Tak hanya lomba, masyarakat juga disuguhkan dengan pertunjukan seni tradisi yang mulai jarang dikenal oleh generasi muda, sebagai upaya menghidupkan kembali kekayaan budaya daerah.
"Kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata, baik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara," kata Hendri.
Ia menambahkan, pelibatan masyarakat dalam kegiatan seni budaya bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya tak benda sekaligus memperkuat identitas Belitung Timur sebagai daerah yang kaya akan budaya lokal.
Sejumlah warisan budaya tak benda yang ditampilkan antara lain Hadrah Gendang Empat, Antu Bubu, Sepen Buding, Lesong Ketintong, Mi Rebus Belitong, Terumpet Daut Kelapak, Rudat, Emping Beras, Sepen Penyok, dan Bebanjor.
