Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengajak para pelajar untuk bersama-sama mencegah terjadinya kenakalan remaja guna menciptakan situasi yang aman dan nyaman di sekolah.
Hal tersebut disampaikan Kapolres saat menjadi pembina upacara bendera di SMP Negeri 1 Toboali dalam kegiatan Police Goes to School, Senin (4/8).
"Isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif sehingga dapat terhindar dari permasalahan kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain," katanya.
Ia mengatakan, masalah kenakalan remaja dapat disebabkan beberapa hal salah satunya kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat yang dapat membawa dampak positif dan negativ.
Untuk itu, diperlukan pengawasan baik dari guru maupun orang tua sehingga tidak terjerumus dalam kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perkelahian antar kelompok ,bullying, balap liar, pornografi, pornoaksi, dan penyalahgunaan media sosial.
"Saya minta kepada guru dan juga orang tua untuk bersama-sama mengawasi pergaulan anak jangan sampai terjerumus ke dalam kenakalan remaja. Karena mereka adalah generasi penerus bangsa," ujarnya.
Dalam kegiatan Police Goes to School, Agus juga mengajak para pelajar untuk tidak melakukan bullying sehingga dapat tercipta situasi yang aman, dan nyaman di sekolah.
"Mari kita tanamkan sikap saling mengasihi, menghormati baik kepada guru ataupun sesama siswa dan jaga ketertiban di lingkungan sekolah," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan Police Goes to School merupakan program gagasan Polri yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan Polri dengan para pelajar guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Program Police Goes To School ini agar para pelajar tidak mempunyai rasa takut terhadap polisi, selain itu juga memberikan rasa aman dan nyaman saat pelajar berada di sekolah," ujarnya.
