Pangkalpinang (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI menggelar rapat koordinasi (Rakor) kesiapan pilkada ulang di kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka untuk memastikan kesiapan pilkada ulang di dua daerah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan berdasarkan pemaparan dari para stakeholder terkait, persiapan pilkada ulang di dua wilayah ini sudah sangat matang.
"Dari pemaparan yang saya lihat secara umum sudah siap. Namun kolaborasi dan sinergisitas antar unsur penyelenggara harus terus ditingkatkan," katanya saat memimpin langsung rakor tersebut di Pangkalpinang, Kamis.
Menurutnya di lihat secara umum tidak kendala, namun tetap ada atensi untuk masing-masing daerah agar dapat menyiapkan penyelenggaraan dengan matang dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi terhadap hasil pilkada ulang nanti.
"Begitu juga dari aspek keamanan seperti kesiapan personil TNI, Polri dan Kabinda memastikan keamanan dengan semua kesiapannya akan berjalan lancar," ujarnya.
Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo memastikan pihaknya sudah mengejutkan ribuan personil untuk pengamanan dan dibantu oleh TNI dan pihak terkait lainnya.
"Kami mengapresiasi dan terimakasih atas pengecekan Kemenkopolkam. Personil yang kami terjunkan ada 2.889 dari TNI-Polri, Linmas dan Satpol PP," kata Hendro.
Danrem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Safta Feryansyah juga menyatakan pihaknya sudah menyiapkan personel untuk pengamanan pilkada ulang di dua wilayah ini.
"Pasukan kami sudah siap, hingga saat ini tidak ada kendala dan alhamdulillah lancar. Personil juga kita tekankan tetap menjaga netralitas sampai ke jajaran," tutup Safta.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.