• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Senin, 26 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Menkomdigi: 10,8 juta rumah dapat layanan internet murah pada 2030

      Menkomdigi: 10,8 juta rumah dapat layanan internet murah pada 2030

      Senin, 26 Januari 2026 20:56

      Lucky Widja Element sempat didiagnosis TB Ginjal sebelum wafat

      Lucky Widja Element sempat didiagnosis TB Ginjal sebelum wafat

      Senin, 26 Januari 2026 17:03

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Senin, 26 Januari 2026 16:58

      Soal isu merger Grab-Goto, KPPU sebut belum terima notifikasi

      Soal isu merger Grab-Goto, KPPU sebut belum terima notifikasi

      Senin, 26 Januari 2026 14:20

      Capt. Andy Dahananto dikenang sebagai pilot berdedikasi tinggi

      Capt. Andy Dahananto dikenang sebagai pilot berdedikasi tinggi

      Senin, 26 Januari 2026 9:37

  • Mancanegara
      Emas tembus 5.000 dolar AS untuk kali pertama

      Emas tembus 5.000 dolar AS untuk kali pertama

      Senin, 26 Januari 2026 19:54

      Pembangkit listrik Gaza siap beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Pembangkit listrik Gaza siap beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Minggu, 25 Januari 2026 2:09

      Lula tuduh Trump berupaya ciptakan PBB baru dan jadi pemilik tunggal

      Lula tuduh Trump berupaya ciptakan PBB baru dan jadi pemilik tunggal

      Sabtu, 24 Januari 2026 18:04

      China enggan komentari pembentukan Dewan Perdamaian Gaza

      China enggan komentari pembentukan Dewan Perdamaian Gaza

      Sabtu, 24 Januari 2026 14:21

      Indonesia harus pastikan Dewan Perdamaian tak jadi alat usir warga Gaza

      Indonesia harus pastikan Dewan Perdamaian tak jadi alat usir warga Gaza

      Jumat, 23 Januari 2026 18:18

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polres Bangka Barat tanam pohon di puncak Menumbing

        Polres Bangka Barat tanam pohon di puncak Menumbing

        Sabtu, 24 Januari 2026 21:41

        "Seribu Pohon Untuk Negeri" PT Timah tanam 1.400 pohon buah-buahan

        Jumat, 23 Januari 2026 10:28

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        PT Timah tanam belasan ribu mangrove lestarikan Pulau Kundur

        Senin, 19 Januari 2026 17:38

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Hiu paus dan laut yang diuji

        Senin, 19 Januari 2026 8:41

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        KLH susun dokumen kajian habitat pesisir - laut Babel

        Selasa, 13 Januari 2026 23:07

    • Olahraga
        Klasemen Liga Italia: Inter Milan kokoh di puncak, AC Milan di peringkat kedua

        Klasemen Liga Italia: Inter Milan kokoh di puncak, AC Milan di peringkat kedua

        Senin, 26 Januari 2026 21:24

        Klasemen Liga Spanyol: Barcelona terus dibayangi Real Madrid di puncak

        Klasemen Liga Spanyol: Barcelona terus dibayangi Real Madrid di puncak

        Senin, 26 Januari 2026 20:44

        Klasemen Liga Inggris: Manchester United melesat ke peringkat empat, Arsenal di puncak

        Klasemen Liga Inggris: Manchester United melesat ke peringkat empat, Arsenal di puncak

        Senin, 26 Januari 2026 20:40

        Indonesia tutup ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan raihan 135 emas

        Indonesia tutup ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan raihan 135 emas

        Senin, 26 Januari 2026 13:07

        Klasemen Proliga 2026: LavAni dan Gresik Phonska kokoh di puncak

        Klasemen Proliga 2026: LavAni dan Gresik Phonska kokoh di puncak

        Senin, 26 Januari 2026 13:04

    • Gaya Hidup
        Pertanyaan yang sebaiknya tak dilontarkan pada orang berduka

        Pertanyaan yang sebaiknya tak dilontarkan pada orang berduka

        Senin, 26 Januari 2026 19:53

        Vokalis Element Lucky Widja meninggal dunia

        Vokalis Element Lucky Widja meninggal dunia

        Senin, 26 Januari 2026 9:20

        Slank pukau ribuan masyarakat Babel di SOB Vol 5

        Slank pukau ribuan masyarakat Babel di SOB Vol 5

        Minggu, 25 Januari 2026 21:17

        Harry Styles rilis lagu baru

        Harry Styles rilis lagu baru "Aperture" dan bersiap akan gelar tur

        Jumat, 23 Januari 2026 20:20

        Teknologi AI dorong transformasi fungsi SDM dari peran administratif jadi mitra strategis bisnis

        Teknologi AI dorong transformasi fungsi SDM dari peran administratif jadi mitra strategis bisnis

        Jumat, 23 Januari 2026 10:45

    • Opini
        Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju: Refleksi 76 Tahun Menjaga Kedaulatan di Era Digital

        Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju: Refleksi 76 Tahun Menjaga Kedaulatan di Era Digital

        Senin, 26 Januari 2026 8:08

        Garuda Indonesia: 77 tahun mengudara, menghubungkan nusantara dan dunia

        Garuda Indonesia: 77 tahun mengudara, menghubungkan nusantara dan dunia

        Senin, 26 Januari 2026 7:36

        Forum Perdamaian Desa sebagai ruang mediasi dalam menjaga kerukunan masyarakat

        Forum Perdamaian Desa sebagai ruang mediasi dalam menjaga kerukunan masyarakat

        Minggu, 25 Januari 2026 21:37

        11 tahun perjalanan Bank Mandiri Taspen: Dari inovasi hingga dedikasi untuk para pensiunan

        11 tahun perjalanan Bank Mandiri Taspen: Dari inovasi hingga dedikasi untuk para pensiunan

        Jumat, 23 Januari 2026 9:30

        Indonesia sebagai nakhoda harga nikel dunia

        Indonesia sebagai nakhoda harga nikel dunia

        Kamis, 22 Januari 2026 9:07

    • English News
        Cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

        Cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

        Senin, 26 Januari 2026 21:00

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Dua KRI tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang untuk cegah peredaran timah ilegal

          Minggu, 18 Januari 2026 12:36

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Pelindo Pangkalbalam gandeng LKBN Antara Babel perkuat kerja sama informasi publik

          Senin, 12 Januari 2026 16:15

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          KRI Silas Papare-386 sandar di Belinyu

          Minggu, 11 Januari 2026 19:06

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

      • Video
        • Pemprov Babel sambut baik HPM Timah karena penambang juga dapat untung

          Pemprov Babel sambut baik HPM Timah karena penambang juga dapat untung

          Senin, 26 Januari 2026 17:50

          Babel perkuat regulasi sektor pertambangan mineral

          Babel perkuat regulasi sektor pertambangan mineral

          Jumat, 23 Januari 2026 22:07

          Pengelolaan sampah berbasis teknologi hadir di Pangkalpinang

          Pengelolaan sampah berbasis teknologi hadir di Pangkalpinang

          Jumat, 23 Januari 2026 14:46

          Insan Pelabuhan Pangkalbalam senam K3

          Insan Pelabuhan Pangkalbalam senam K3

          Jumat, 23 Januari 2026 10:09

          Pemkot Pangkalpinang siapkan strategi jaga harga pangan jelang Ramadan

          Pemkot Pangkalpinang siapkan strategi jaga harga pangan jelang Ramadan

          Kamis, 22 Januari 2026 15:12

      Palestina merdeka: Keniscayaan di tengah tekanan Netanyahu dan AS

      Oleh Primayanti Minggu, 21 September 2025 20:12 WIB

      Palestina merdeka: Keniscayaan di tengah tekanan Netanyahu dan AS

      Jakarta (ANTARA) - Pengakuan terhadap Palestina sebagai sebuah negara merdeka, kini semakin mendekati kenyataan, meski jalan menuju kedaulatan itu masih terjal dan penuh tantangan.

      Pada 12 September 2025, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan Deklarasi New York yang menekankan solusi dua negara antara Israel dan Palestina.

      Dokumen berjudul "Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara" itu merupakan rancangan dokumen hasil konferensi internasional di PBB yang diselenggarakan oleh Arab Saudi dan Prancis pada Juli 2025.

      Deklarasi New York yang diadopsi dengan dukungan 142 dari total 193 negara anggota PBB, 10 negara menentang, dan 12 abstain itu menegaskan pentingnya penyelesaian damai yang menghormati hak-hak Palestina, sekaligus menolak kekerasan dari pihak manapun, termasuk dari kelompok Hamas.

      Deklarasi itu juga menegaskan perlunya pemerintahan Palestina yang bebas dari pengaruh Hamas, sekaligus dukungan internasional untuk membangun kapasitas pemerintahan yang efektif. Diusulkan pula penempatan misi stabilisasi internasional sementara di Gaza guna memastikan keamanan dan mendukung rekonstruksi.

      Walaupun resolusi itu tidak mengikat, pengesahannya mencerminkan konsensus global yang kuat dan mendorong negara-negara lain untuk mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

      Implementasi Deklarasi New York dan pengakuan terhadap negara Palestina tampaknya akan menemukan momentum untuk dibahas lebih kongkret dalam rangkaian acara PBB di New York yang berlangsung 9-30 September 2025, termasuk Pekan Tingkat Tinggi Sidang Umum PBB pada 22-27 September 2025.

      Sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan dari berbagai negara dipastikan hadir, termasuk Presiden Indonesia, Presiden Prancis, Perdana Menteri Inggris, serta delegasi dari negara-negara yang telah menyatakan niat mengakui Palestina, seperti Irlandia, Spanyol, Swedia, Norwegia, Slovenia, Malta dan Portugal.

      Menurut sumber resmi PBB, kehadiran para pemimpin itu menjadi momen penting untuk membahas implementasi Deklarasi New York, pengakuan negara Palestina, serta langkah-langkah konkret menuju gencatan senjata dan rekonstruksi Gaza.

      Namun, perjalanan menuju kedaulatan Palestina tidaklah mudah. Sejak Oktober 2023, Amerika Serikat (AS) telah enam kali memveto resolusi di Dewan Keamanan (DK) PBB yang menyerukan gencatan senjata di Gaza.

      Veto terakhir terjadi pada 18 September 2025, saat AS menahan resolusi yang didukung 14 dari 15 anggota DK PBB, yang menyerukan gencatan senjata permanen tanpa syarat dan pembebasan sandera. AS beralasan bahwa resolusi itu tidak cukup mengutuk Hamas dan tidak menegaskan hak Israel untuk membela diri.

      Kontroversi Netanyahu

      Di tengah tekanan global, posisi pemimpin otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, semakin kontroversial. Keputusan demi keputusan Netanyahu semakin jauh dari implementasi solusi dua negara.

      Konsep Israel Raya yang diusungnya, dan dengan dalih membela diri dari serangan teroris, telah mengakibatkan infrastruktur Palestina hancur, ekonomi terpuruk, sistem kesehatan runtuh dan warga sipil terus menjadi korban perang.

      Berbulan-bulan blokade Israel telah meluluhlantakkan Jalur Gaza, menempatkan lebih dari satu juta warga dalam risiko kelaparan dan anak-anak Gaza menjadi lost generation.

      Laporan WHO dan UNRWA menyatakan rumah sakit dan pusat medis tidak dapat beroperasi, sementara krisis gizi pada anak-anak meningkat drastis.

      Hingga kini, lebih dari 65.000 warga Palestina tewas dan 161.000 lainnya terluka di Gaza dan Tepi Barat akibat serangan masif dan pemboman berkelanjutan dari tentara Israel.

      Netanyahu (75) sendiri, tak lepas dari tekanan internasional akibat perang di Gaza sekaligus kritik domestik. Gelombang protes dari masyarakat Israel yang menilai pemerintahannya gagal melindungi warga dan terlalu lama mengulur waktu perang Gaza, ditambah kasus korupsi yang membayangi, membuat pemimpin partai Likud yang berkuasa itu mengalami tekanan politik yang semakin berat.

      Pro-kontra terhadap Netanyahu juga kian meruncing. Sebagian masyarakat Israel memandangnya sebagai pemimpin tegas dalam menghadapi ancaman eksternal, sementara kelompok lain menilai kebijakan militer dan politiknya memperburuk situasi kemanusiaan, meningkatkan tekanan sosial, dan menimbulkan risiko isolasi diplomatik.

      Protes, kritik, dan tuntutan hukum menambah kompleksitas politik domestik, memicu Netanyahu mengambil keputusan agresif terhadap wilayah sekitar. Langkah Netanyahu memperluas konflik ke negara tetangga seperti Suriah, Lebanon, Iran, Yaman, hingga Qatar dinilai sebagai kombinasi tekanan pribadi dan strategi politik untuk mengalihkan perhatian publik domestik dari kegagalan internal.

      Dalam perspektif psikologi politik, pemimpin yang lelah dan tertekan cenderung membuat keputusan emosional. Serangan ke luar negeri bukan hanya strategi militer, tetapi juga bentuk komunikasi politik demi menegaskan citra pemimpin “tangguh” yang menghadapi musuh eksternal. Namun, konsekuensinya sangat besar, terutama bagi warga sipil Palestina, serta memperluas ketidakstabilan di wilayah regional.

      Di lain pihak, dukungan AS menjadi faktor kunci sekaligus tempat berlindung “yang nyaman dan memberi kebebasan” bagi Netanyahu. AS menganggap Israel adalah sekutu strategis di Timur Tengah. Israel merupakan penjaga kepentingan AS di kawasan penting yang menjadi jalur energi internasional dan titik persaingan global itu.

      Netanyahu menggunakan dukungan AS tersebut sebagai tameng dan alat legitimasi domestik. Di tengah protes dalam negeri Israel yang menentang reformasi yudisial maupun kebijakan keras terhadap Palestina, ia menampilkan diri sebagai pemimpin yang berhasil mempertahankan hubungan strategis dengan AS. Dengan cara ini, Netanyahu mengalihkan perhatian rakyat Israel dari krisis internal menuju isu keamanan nasional.

      Langkah-langkah Netanyahu dan dukungan AS sekaligus menggambarkan paradoks politik di Timur Tengah yakni pemimpin yang rapuh dukungan domestik, tapi memiliki kebebasan melancarkan perang berkat dukungan negara adidaya AS. Sementara itu, rakyat Palestina terus justru menjadi korban kombinasi ambisi politik dan kalkulasi geopolitik.

      Lobi kuat Israel di AS

      Lobi kuat pro-Israel, termasuk dari American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), memengaruhi kebijakan luar negeri Washington, menjadikan dukungan terhadap Israel datang dari dua kubu, baik kalangan Demokrat maupun Republik.

      Narasi ideologis AS memposisikan Israel sebagai benteng demokrasi di tengah kawasan Timur Tengah yang dianggap otoriter. Hal tersebut memperkuat alasan moral untuk memberikan perlindungan politik dan militer.

      Akibatnya, meski ada kritik dari Gedung Putih, Israel tetap mendapatkan suplai senjata, perlindungan diplomatik di PBB, dan dukungan finansial, sehingga Israel berani melanjutkan operasi militer di Gaza dan bahkan memperluas serangan ke sejumlah negara tetangga.

      Selain itu, dukungan bipartisan di AS juga membuat setiap upaya untuk menekan Israel hampir selalu gagal. Kongres kerap menyetujui paket bantuan militer miliaran dolar tanpa resistensi berarti.

      Hal tersebut menciptakan siklus di mana Israel merasa aman untuk mengabaikan tekanan internasional, karena tahu bahwa AS akan terus memberikan perlindungan di forum multilateral seperti Dewan Keamanan PBB.

      Di sisi lain, dunia internasional semakin vokal mengkritik kebijakan Israel. Uni Eropa terbelah antara negara-negara yang ingin menekan Israel dengan embargo senjata dan sanksi ekonomi, serta negara-negara yang tetap berhati-hati karena hubungan dagang dan keamanan.

      Namun, tekanan publik di banyak negara Barat, termasuk protes besar di London, Paris, Berlin, Amsterdam, Madrid, hingga Washington sendiri, mulai membentuk arus baru opini publik yang lebih simpatik kepada Palestina.

      Negara-negara Global South, termasuk Indonesia, Malaysia, Pakistan, Rusia, China, India, Afrika Selatan, dan Brasil, serta sejumlah negara lainnya meningkatkan diplomasi untuk menekan Israel.

      Dukungan dari negara-negara Arab semakin konsisten, terutama melalui forum Liga Arab, Dewan Kerja Sama Teluk dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Bahkan, sebagian negara Eropa telah mempertimbangkan pengakuan resmi terhadap negara Palestina sebagai jalan keluar dari kebuntuan politik yang berkepanjangan.

      Masa depan Palestina

      Meski tantangan masih besar, pengakuan internasional terhadap Palestina kini semakin kuat. Dukungan luas dari Asia, Afrika, Amerika Latin, Australia dan Eropa menjadikan isu Palestina bukan hanya milik kawasan Timur Tengah, melainkan menjadi isu global.

      Jika tren pengakuan ini berlanjut, Palestina berpeluang besar mendapatkan status penuh sebagai anggota PBB. Hal ini akan memperkuat posisi diplomatiknya dalam negosiasi dengan Israel serta membuka akses ke bantuan ekonomi dan pembangunan internasional yang lebih besar.

      Namun, kunci utama tetap berada pada perubahan sikap AS. Selama Washington terus memberikan perlindungan politik dan militer kepada Israel, jalan menuju solusi dua negara akan berliku dan penuh drama. Tekanan opini publik AS, pemilu mendatang, serta dinamika politik domestik Israel sendiri diharapkan bisa menjadi faktor penentu arah masa depan.

      Sejarah menunjukkan, tak ada kekuasaan yang dapat bertahan menindas selamanya, seperti runtuhnya apartheid di Afrika Selatan. Perjuangan rakyat Palestina menuju kemerdekaan pun pada akhirnya akan menemukan jalannya.

      Dunia kini semakin menyadari bahwa Palestina merdeka bukan sekadar aspirasi, melainkan keniscayaan sejarah yang tak terelakkan.

      Editor : Bima Agustian
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Pembangkit listrik Gaza siap beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Pembangkit listrik Gaza siap beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      25 Januari 2026 02:09

      Penyeberangan Rafah dibuka pekan depan, Gaza akan kembali terhubung

      Penyeberangan Rafah dibuka pekan depan, Gaza akan kembali terhubung

      23 Januari 2026 00:57

      Amerika-Hamas dikabarkan capai kesepakatan serahkan senjata dari Gaza

      Amerika-Hamas dikabarkan capai kesepakatan serahkan senjata dari Gaza

      23 Januari 2026 00:42

      Trump sebut konflik di Jalur Gaza akan segera berakhir

      Trump sebut konflik di Jalur Gaza akan segera berakhir

      22 Januari 2026 22:17

      Indonesia akan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Trump

      Indonesia akan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Trump

      22 Januari 2026 10:23

      Sedikitnya 11 tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza

      Sedikitnya 11 tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza

      22 Januari 2026 09:23

      Komite Gaza diumumkan, Trump pimpin arah transisi kekuasaan

      Komite Gaza diumumkan, Trump pimpin arah transisi kekuasaan

      17 Januari 2026 13:23

      Donald Trump umumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza

      Donald Trump umumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza

      16 Januari 2026 19:21

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik lagi

      Harga emas Antam hari ini naik lagi

      Harga emas Antam hari ini meroket Rp30.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini meroket Rp30.000 per gram

      Rekap hasil Indonesia Masters 2026: Enam wakil tuan rumah ke semifinal

      Bulu tangkis

      Rekap hasil Indonesia Masters 2026: Enam wakil tuan rumah ke semifinal

      Wakapolda Babel nostalgia ke kampung halaman dan beri motivasi pelajar di Beltim

      Wakapolda Babel nostalgia ke kampung halaman dan beri motivasi pelajar di Beltim

      Harga emas Antam hari ini 23 Januari melonjak drastis Rp90.000 per gram

      Harga emas Antam hari ini 23 Januari melonjak drastis Rp90.000 per gram

      Top News

      • BPTD Babel serahkan bantuan alat keselamatan

        BPTD Babel serahkan bantuan alat keselamatan

        26 menit lalu

      • Satpolairud Polres Bangka tingkatkan pengawasan aktivitas nelayan

        Satpolairud Polres Bangka tingkatkan pengawasan aktivitas nelayan

        30 menit lalu

      • Pemkab Bangka tetapkan delapan kali operasi pasar murah

        Pemkab Bangka tetapkan delapan kali operasi pasar murah

        31 menit lalu

      • Klasemen Liga Italia: Inter Milan kokoh di puncak, AC Milan di peringkat kedua

        Klasemen Liga Italia: Inter Milan kokoh di puncak, AC Milan di peringkat kedua

        1 jam lalu

      • Cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

        Cara mengajarkan puasa pada anak, bertahap dan tanpa tekanan

        1 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com