Mentok, Babel (ANTARA) - SD Muhammadiyah Mentok memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-291 Kota Mentok bertema “Petuah Disanjung, Marwah Dijunjung” dengan menggelar berbagai perlombaan hingga aksi sosial yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2025, di halaman sekolah dan Pantai Batu Rakit.
Sebanyak 492 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 ikut serta dalam kegiatan tersebut. Beragam lomba digelar, antara lain fashion show pakaian Melayu, cabut bilon, betason, sambung lirik lagu Melayu, hingga senam kreasi. Selain itu, sekolah juga mengadakan market day untuk melatih kemandirian dan jiwa kewirausahaan siswa
Puncak acara pada Sabtu (27/9) diawali dengan Parade Hizbul Wathan dari Pantai Baru menuju Pantai Batu Rakit, dilanjutkan lomba menghias tumpeng kue khas Mentok yang diikuti wali murid, serta ditutup dengan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian lingkungan.
Kepala SD Muhammadiyah Mentok, Sastriadi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter bagi siswa.
“Dengan permainan tradisional anak-anak belajar sportivitas, melalui market day mereka belajar mandiri, dan lewat aksi bersih pantai mereka belajar peduli lingkungan. Semua ini sejalan dengan visi pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan HUT Kota Mentok menjadi momentum penting untuk menguatkan identitas budaya sekaligus menanamkan nilai kearifan lokal pada siswa.
“Kami ingin siswa tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, peduli, dan berkontribusi bagi masyarakat,” kata Sastriadi.
Melibatkan ratusan siswa, guru, dan orang tua, kegiatan ini menjadi wujud partisipasi aktif sekolah dalam menyemarakkan peringatan hari jadi Kota Mentok dengan nuansa meriah, edukatif, dan penuh kebersamaan.
