Belitung (ANTARA) - Bupati Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan usulan pengadaan videotron pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung sebesar Rp958 juta adalah sebagai langkah strategi komunikasi publik dan penguatan citra daerah.
"Langkah tersebut merupakan bagian dari pada strategi komunikasi publik dan penguatan citra daerah yang terencana dan terukur," katanya dalam sidang paripurna DPRD Belitung dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan fraksi-fraksi di DPRD Belitung terhadap Raperda APBD Kabupaten Belitung Tahun Anggaran 2026 di Tanjungpandan, Senin.
Menurutnya, pengadaan video ini bukan sekedar pembangunan infrastruktur visual semata namun sebagai sebuah sarana strategis untuk memberikan informasi resmi pemerintah daerah secara cepat, terbuka, dan menyeluruh kepada masyarakat.
Ia mengatakan, lebih dari pada itu videotron juga menjadi media komunikasi efektif yang menjembatani interaksi antara pemerintah, legislatif dan masyarakat.
Melalui platform ini, lanjut bupati, informasi terkait kebijakan publik, pencapaian pembangunan, program prioritas, edukasi sosial dapat disampaikan secara langsung dan transparan.
"Dengan demikian masyarakat memperoleh akses informasi yang akurat terpercaya langsung dari pada sumbernya sekaligus memperkuat keterlibatan semua pihak dalam membangun daerah secara bersama-sama," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, selain sebagai fungsi sarana komunikasi kehadiran videotron juga dirancang sebagai ikon estetika yang memperindah kota, menghadirkan sentuhan visual modern yang memukau.
Di samping itu, videotron menjadi media strategi untuk mempromosikan pariwisata dan potensi lokal Belitung secara dinamis dan atraktif untuk menarik perhatian wisatawan dan masyarakat luas.
"Tentunya langkah ini berjalan dengan transformasi digital dan pembangunan kota modern menjadikan kota Tanjungpandan dan Belitung sebagai destinasi yang ramah, inovatif, serta penuh daya tarik di mata nasional maupun internasional.
Djoni Alamsyah menegaskan, dalam pembahasan KUA-PPAS bersama badan anggaran DPRD Kabupaten Belitung, telah dijelaskan bahwa rencana awal pengadaan dua unit videotron akan dilakukan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari mitra swasta, dengan lokasi strategis di sekitar Bundaran Satam dan pertigaan Rock Corner.
Namun, dalam perjalanannya, pihak sponsor menyatakan bahwa dukungan CSR kemungkinan hanya dapat mencakup satu unit.
Oleh karena itu, untuk tetap merealisasikan rencana strategis tersebut, pemerintah daerah mengajukan pengadaan satu unit videotron tambahan melalui APBD TA 2026, guna memastikan keberlangsungan program komunikasi publik dan promosi daerah.
"Langkah ini telah melalui proses kajian manfaat, efisiensi anggaran, dan pertimbangan kebutuhan jangka panjang. Kami meyakini bahwa investasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi keterbukaan informasi, daya tarik kota, dan peningkatan partisipasi publik terhadap pembangunan daerah," katanya.
