Pangkalpinang (ANTARA) - Masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Palestina, yang diikuti ratusan warga, pelajar, komunitas, dan tokoh agama di berbagai wilayah, termasuk Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah.
Aksi kemanusiaan yang diinisiasi berbagai organisasi masyarakat (ormas) tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina akibat agresi militer Israel di Jalur Gaza. Kegiatan diwarnai dengan doa bersama, long march damai, serta penggalangan dana yang hasilnya akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan resmi.
Salah satu peserta aksi, Saimi, mengatakan masyarakat Bangka Belitung secara sukarela memberikan bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, dan logistik untuk membantu warga Palestina yang terdampak konflik.
“Di aksi ini kami turut menyalurkan bantuan secara sukarela. Ini wujud empati dan rasa kemanusiaan masyarakat Babel terhadap penderitaan rakyat Palestina,” ujar Saimi di Pangkalpinang, Minggu (19/10).
Ia menilai aksi ini menunjukkan tingginya kepedulian dan kepekaan sosial masyarakat Babel terhadap isu kemanusiaan global. Meski dalam keterbatasan, katanya, masyarakat tetap bersemangat bergotong royong untuk meringankan beban warga Gaza.
“Semangat solidaritas masyarakat Babel ini sejalan dengan sikap Pemerintah Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan,” tambahnya.
Sementara itu, Hairi, peserta aksi lainnya, menyebut gerakan solidaritas yang dilakukan di berbagai daerah di Babel ini muncul murni dari kesadaran masyarakat, tanpa keterlibatan kepentingan politik atau kelompok tertentu.
“Gerakan ini menjadi bukti bahwa isu kemanusiaan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa sekat perbedaan,” katanya.
Ia berharap semakin banyak suara solidaritas dari berbagai daerah Indonesia agar penderitaan rakyat Palestina segera berakhir dan perdamaian dapat terwujud di Tanah Suci.
“Suara solidaritas dari Babel ini menjadi bagian dari gema kemanusiaan dunia yang terus menyerukan keadilan bagi rakyat Palestina,” tutup Hairi.
