Pangkalpinang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Badan Pangan Nasional (BPN) Republik Indonesia untuk membahas pengendalian harga beras di wilayah Babel, Rabu (22/10).
Rakor yang berlangsung di Rupatama Polda Babel tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Ali Agus, perwakilan BPN RI Muhammad R. Imron Rosjidi, serta didampingi Dirreskrimsus Polda Babel Kombes Pol Jojo Sutarjo.
Sejumlah instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya pihak Pemerintah Provinsi Babel, Bulog, BPS, serta perwakilan distributor beras di Pulau Bangka.
Dirreskrimsus Polda Babel Kombes Pol Jojo Sutarjo mengatakan rakor ini bertujuan menyamakan persepsi antarinstansi dalam pengawasan pendistribusian beras serta menindaklanjuti kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta.
“Rakor ini digelar untuk menindaklanjuti kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta pada awal pekan ini. Melalui rakor ini, kita menyamakan persepsi dalam pengawasan distribusi beras di Babel,” kata Jojo.
Ia menjelaskan, rakor kali ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari kementerian dan lembaga pusat, sehingga diharapkan dapat menghasilkan masukan konkret terkait upaya pengendalian harga beras di lapangan.
“Kita harapkan ada masukan dari semua pihak agar di lapangan bisa lebih sinergi dalam pengawasan pendistribusian beras,” ujarnya.
Ia menegaskan, salah satu hasil rakor adalah rencana pembentukan Satgas Pengendalian Harga Beras yang bertugas menjamin pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan melindungi konsumen dari praktik penjualan di atas ketentuan.
Selain itu, Jojo juga memaparkan sejumlah faktor penyebab kenaikan harga beras di wilayah Babel, antara lain cuaca, arus distribusi, serta aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
“Faktor cuaca dan distribusi menjadi penyebab utama kenaikan harga. Namun kita juga akan mengawasi para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan berlebih,” tegasnya.
Ia menambahkan, Polda Babel tidak akan segan menindak pelaku usaha yang melanggar aturan, mulai dari sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha.
Usai pelaksanaan rakor, Jojo bersama tim melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang untuk memastikan harga beras sesuai dengan HET yang berlaku.
“Tadi kami sudah turun langsung ke pasar untuk mengecek harga beras. Ada beberapa temuan di lapangan dan langsung kami tindaklanjuti,” pungkasnya.
Polda Babel dan BPN RI gelar rakor kendalikan harga beras di Bangka Belitung
Rabu, 22 Oktober 2025 22:32 WIB
