Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Babel untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan.
"Kami merekomendasikan kepada BPBD provinsi, kabupaten, dan kota, untuk melakukan antisipasi dan memitigasi bencana hidrometeorologi ini," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang Slamet Supriyadi di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan memasuki musim hujan ini potensi bencana hidrometeorologi yang disebabkan faktor cuaca dan iklim, seperti hujan ekstrem, angin kencang, dan lainnya, cukup tinggi sehingga diperlukan langkah-langkah dalam mengantisipasi bencana alam tersebut.
"Potensi bencana hidrometeologi ini seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan lainnya, cukup tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan harta benda dan mengancam jiwa masyarakat di daerah kepulauan ini," katanya.
Ia menyatakan kondisi cuaca di Kepulauan Babel pada Kamis (23/10) diperkirakan hujan sedang hingga lebat. Demikian juga kondisi cuaca pada Jumat (24/10) hingga Sabtu (25/10) diperkirakan hujan sedang hingga lebat di seluruh wilayah Kepulauan Babel.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam selama musim hujan ini," katanya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Pangkalpinang Nur Ikhsan mengintensifkan pemantauan di titik-titik rawan banjir selama musim hujan ini.
"Kita sudah menyiagakan anggota untuk memantau kurang lebih 15 titik rawan banjir rob di Kota Pangkalpinang," katanya.
