Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengintensifkan pemangkasan pohon guna mencegah pohon tumbang selama musim hujan disertai angin kencang di daerah itu.
"Selama musim hujan, kita melakukan pemotongan dahan, cabang pohon-pohon berisiko tumbang dan patah diterjang angin kencang," kata Kepala DLH Kota Pangkalpinang Bartholomeus Suharto di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan pemangkasan pohon-pohon sepanjang jalan protokol dan pusat pelayanan publik di Kota Pangkalpinang ini untuk mengantisipasi pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan masyarakat selama musim hujan.
"Dalam pemangkasan pohon ini, kita tetap memperhatikan estetika demi menjaga keindahan kota ini," katanya.
Ia menyatakan dalam mengoptimalkan pemangkasan pohon ini, DLH Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan PLN agar dahan-dahan pohon tersebut tidak mengganggu jaringan listrik di daerah ini.
"Kemarin kita memotong lima pohon di kawasan perkuburan Belanda dan kegiatan ini akan terus dilakukan di sepanjang jalan protokol," katanya.
Menurut dia, potensi pohon tumbang selama musim hujan cukup ekstrem ini sangat tinggi, karena rata-rata pohon peneduh di Kota Pangkalpinang sudah berusia tua dan banyak dahan sudah mati mengering.
"Kita sudah memetakan titik-titik pemangkasan pohon ini, seperti di Jalan Kodim, Muntok, Smada, Taman Sari dan titik-titik lainnya," katanya.
