Belitung (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mendorong agar Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung pada tahun 2026 dapat menjadi perusahaan yang berdiri sendiri dan mandiri.
"Kami menaruh harapan besar agar pada 2026 Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung sudah bisa berdiri mandiri tanpa menyedot lagi dana APBD," katanya di Tanjungpandan, Rabu.
Ia mengatakan, tim Panitia Seleksi (Pansel) calon Direktur Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung periode 2025-2030 telah menetapkan sosok Munandar Motong sebagai Direktur Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung terpilih periode 2025-2030.
Oleh karena itu, Bupati Belitung berharap agar Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung mulai 2026 tidak menjadi beban APBD Kabupaten Belitung dan seterusnya.
"Hal ini sejalan dengan upaya Kabupaten Belitung untuk mengelola keuangan daerah secara efektif dan efisien," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini anggaran APBD Kabupaten Belitung sangat terbatas, banyak kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi.
"Kami ingin Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung tidak menjadi beban tapi justru menjadi aset daerah yang memberikan kontribusi," katanya.
Djoni Alamsyah menegaskan, jabatan Direktur Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung terpilih periode 2025-2030 akan dievaluasi selama satu tahun ini.
"Kami ingin menilai secara objektif bagaimana dirinya membawa perubahan, bagaimana mengelola krisis, dan bagaimana menempatkan integritas sebagai pedoman," ujarnya.
Ia berharap dengan kepemimpinan Direktur Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung yang baru ini akan segera memasuki era baru pelayanan air bersih yang modern, akuntabel, dan berkualitas bagi masyarakat dibdser itu.
"Hal ini adalah untuk masyarakat Belitung yang lebih maju, lebih mandiri, dan lebih sejahtera," katanya.
