Belitung (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengapresiasi Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) atas kegiatan pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku UMKM di daerah itu.
"Saya merasa bangga kegiatan ini bisa dihadiri oleh orang hebat dari Sabang sampai Merauke," katanya di Tanjungpandan, Minggu.
Djoni Alamsyah mengatakan, Pariwisata dan UMKM khususnya kuliner sesuatu hal yang saling memiliki keterkaitan.
Ia mengibaratkan hal tersebut seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
"Sebab sebagian orang datang bukan hanya ingin berwisata namun ada diantara mereka yang ingin makan atau mencari kuliner," ujarnya.
Oleh karena itu,dirinya mengapresiasi kegiatan pelatihan yang digelar oleh ADAI guna meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM Belitung dalam manajemen keuangan.
"Semoga pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman literasi keuangan bagi pelaku UMKM," katanya.
Dikatakan, pariwisata secara fiskal sangatlah luar biasa untuk mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), apalagi saat ini daerah dituntut harus mandiri dalam fiskal.
"Fiskal di dalam suatu daerah ibarat darah dalam tubuh, harus mengalir tidak boleh terluka dan harus siap menghadapi badai," ujarnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada para pelaku UMKM di daerah itu harus tetap kuat dan tahan banting.
"Kemudian yang terpenting adalah kecerdasan salah satunya adalah kecerdasan emosional," katanya.
Ketua ADAI, Arfan Ikhsan Lubis mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaan karena bisa berkunjung ke Belitung.
Ia menjelaskan ADAI berdiri sejak tahun 2017 yang anggotanya terdiri dari para dosen-dosen akuntasi di seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan anggota ADAI yang hadir dari berbagai perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia.
"Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia berdiri sejak 2017, kami bergerak di kampus karena memang profesi dosen mengajar, kemudian penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,"ujarnya.
Ia menjelaskan, ADAI aktif melakukan berbagai kegiatan baik di dalam negeri maupun luar negeri.
"Kami juga sudah ke Bali, Brunei Darussalam, Vietnam, dan tahun depan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Thailand," katanya.
Disampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatan literasi keuangan UMKM melalui pelatihan manajemen keuangan sederhana agar UMKM di Belitung berdaya saing.
"Kami berharap para peserta mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini," ujarnya.
