Belitung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus memperjuangkan tokoh pejuang asal daerah itu yakni Letkol Pas (Purn) H. AS Hanandjoeddin agar ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
"Pemerintah daerah luar biasa sekali mendukung sosok H. AS Hanandjoeddin agar ditetapkan sebagai pahlawan nasional, mungkin ini sudah untuk periode ke sekian kalinya" kata Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat usai upacara tabur bunga di TMP Ksatria Tumbang Ganti dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025 di Tanjungpandan, Senin.
Menurut dia, pemerintah daerah juga sudah memberikan catatan-catatan dalam pengusulan kembali sosok H. AS Hanandjoeddin sebagai pahlawan nasional.
"Sehingga yang kita cita-citakan bersama bisa tercapai dan sosok H. AS Hanandjoeddin sudah selayaknya menjadi pahlawan nasional," ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, terus memberikan dukungan dan atensi dalam pengusulan kembali sosok H. AS Hanandjoeddin sebagai pahlawan nasional.
"Akan terus kami perjuangkan, kita masih memiliki waktu dan kesempatan di periode ini untuk kembali mencalonkan beliau sebagai pahlawan nasional," katanya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Belitung, Kasimin di Tanjungpandan, Senin mengatakan pemerintah daerah terus berusaha mengusulkan sosok Letkol Pas (Purn) H. AS Hanandjoeddin untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
"Kami terus berusaha mengusulkan H. AS Hanandjoeddin sebagai pahlawan nasional, meskipun di mata kita dan di mata orang Belitung beliau (H.AS Hanandjoeddin) memang sudah dikatakan pahlawan," ujarnya.
Kasimin menegaskan, apapun kendala yang ada dalam memperjuangkan sosok H. AS Hanandjoeddin sebagai pahlawan nasional harus terus dihadapi.
"Di beberapa kabupaten/kota ataupun tempat yang mengusulkan biasanya pahlawan nasional itu diusulkan tidak kurang dari tiga sampai empat kali, jadi memang kelihatannya harus ada usaha itu, jadi masih ada peluang dan terus kami evaluasi," katanya.
