Pangkalpinang (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kepulauan Bangka Belitung, Melati, S.H., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar (Purn.) H. M. Soeharto.
“Alhamdulillah, dengan rasa syukur dan bangga saya mengucapkan selamat kepada Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), dan seluruh keluarga besar atas anugerah Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar H. M. Soeharto oleh Presiden Republik Indonesia,” kata Melati dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA Babel di Pangkalpinang, Selasa.
Melati menilai penganugerahan gelar tersebut sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa besar Soeharto dalam membangun serta menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
“Saya secara pribadi merasa senang, bangga, dan bersyukur atas keputusan Presiden Prabowo. Beliau telah menanamkan pondasi ekonomi dan nasionalisme yang kuat bagi bangsa ini. Jasa beliau bagi negeri ini tidaklah kecil,” ujarnya.
Menurut Melati, Soeharto berjasa besar dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional pada awal kepemimpinannya. Ia menyebut pada tahun 1968, Soeharto berhasil menurunkan tingkat hiperinflasi dari sekitar 650 persen menjadi 12 persen, yang menjadi tonggak pemulihan ekonomi Indonesia.
“Keberhasilan itu menegaskan komitmen beliau dalam menata kembali fondasi pembangunan bangsa,” tambahnya.
Melati juga mengenang masa ketika nilai-nilai Pancasila diajarkan secara kuat dalam dunia pendidikan dan kehidupan sosial.
“Saya masih ingat betul masa-masa ketika nilai-nilai Pancasila begitu kuat di sekolah. Kami diajarkan moral, etika, dan cinta tanah air. Itu semua adalah warisan dari kepemimpinan beliau,” kenangnya.
Ia menilai perhatian Soeharto terhadap sektor pertanian menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil.
“Di masa beliau juga, petani mendapat perhatian besar. Beliau memahami bahwa kemandirian pangan adalah pilar kekuatan negara,” ujarnya.
Melati menambahkan, kedekatan Soeharto dengan masyarakat, khususnya petani, menjadi inspirasi dalam tugasnya di Komisi IV DPR RI yang kini dipimpin oleh Titiek Soeharto.
“Nilai-nilai itu hingga kini saya jadikan inspirasi dalam menjalankan tugas di Komisi IV,” katanya.
Melati menyebut penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto sebagai momentum untuk meneladani semangat pengabdian dan nasionalisme bagi generasi penerus.
“Ini bukan hanya bentuk penghargaan terhadap sejarah, tetapi juga pengingat agar kita bekerja dengan dedikasi yang sama untuk kemandirian pangan, kesejahteraan rakyat, dan kekuatan bangsa,” ujar Melati.
Menutup pernyataannya, Melati menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal di bawah kepemimpinan Titiek Soeharto di Komisi IV DPR RI.
“Bagi saya, ini bukan hanya kerja politik, tapi wujud penghormatan kepada nilai dan keteladanan keluarga besar Bapak H. M. Soeharto,” katanya menegaskan.
