Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Pekan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Kesenian (Paksian) Sungailiat Tahun 2025 guna mendorong dan mengembangkan ekonomi kreatif dan budaya.
Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Jumat, mengatakan kegiatan Paksian dapat menjadi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peran aktif pelaku ekonomi kreatif, seniman, dan komunitas budaya.
"Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi pelaku ekonomi kreatif dan seniman, namun juga mampu mendukung sektor kepariwisataan," jelas dia.
Kegiatan Paksian yang dijadwalkan mulai tanggal 14-16 November 2025 di pusatkan di kawasan Exotic Matras, sebagai wadah bagi pelaku ekonomi kreatif.
"Kawasan Exotic Matras yang terletak tidak jauh dari pantai diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata baru sekaligus ruang publik yang ideal untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan," kata Bupati.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wira Madonna berpendapat kawasan Exotic Matras dibangun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal berkelanjutan.
"Kawasan Exotic Matras sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi yang saat ini dinilai menjadi sektor penting," kata Rismy.
Dia mengatakan, ekonomi kreatif yang dikembangkan masyarakat memiliki 17 sub sektor, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, hingga seni pertunjukan.
Ditetapkan dalam rangkaian kegiatan Paksian akan diisi dengan berbagai lomba dan kegiatan menarik seperti Sungailiat Trail Run 5K dan 10K, lomba melukis, lomba membuat suvenir, lomba mewarnai, lomba zumba, lomba short video, serta lomba tari kreasi daerah.
