Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama badan usaha milik negara (BUMN) memperkuat kemitraan koperasi sektor penambangan bijih timah, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini.
"Kami mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah menghadirkan Kantor Layanan Koperasi, dan ini terobosan sangat bagus untuk mendorong perekonomian masyarakat," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepulauan Babel Ari Primajaya, di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan Kantor Layanan Koperasi di Kota Pangkalpinang, Babel, merupakan sebuah langkah strategis dan monumental untuk memperkuat kemitraan PT Timah Tbk dengan koperasi sektor penambangan sebagai tulang punggung ekonomi rakyat di daerah ini.
"Dengan adanya kantor layanan ini diharapkan semakin banyak koperasi yang bisa bermitra dengan PT Timah Tbk, sehingga tata kelola penambangan bijih timah di daerah menjadi semakin baik dan sesuai aturan berlaku," katanya lagi.
Dia menyebutkan kantor layanan ini merupakan sebuah terobosan brilian yang patut diapresiasi, karena kehadiran kantor layanan koperasi ini bukan sebagai simbol, tetapi sebagai pusat kemudahan "one-stop service" yang akan memfasilitasi, memperlancar, dan mempertajam proses pengurusan kemitraan antara koperasi dengan BUMN.
"Saya berharap dengan adanya kantor layanan koperasi in dapat dilakukan penyederhanaan birokrasi, proses administrasi, verifikasi, pengajuan proposal, hingga pembinaan pra-kemitraan dapat dilakukan di satu pintu. Ini akan memangkas waktu dan biaya, sehingga efisiensi dapat tercapai" katanya pula.
Menurut dia, kantor layanan koperasi ini dapat berfungsi sebagai titik awal pembinaan. PT Timah Tbk sebagai perusahaan BUMN dapat memberikan pendampingan teknis, pelatihan manajemen dan sosialisasi standar operasional kepada calon mitra koperasi, sehingga kualitas koperasi semakin meningkat dan siap bersaing.
Selain itu, juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dan juga memperkuat ekosistem kemitraan. Keberadaan kantor ini secara nyata membangun ekosistem kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan.
"Koperasi mendapatkan akses bisnis dan pembinaan, sementara PT Timah mendapatkan mitra lokal yang kuat dan andal, yang pada akhirnya akan mendongkrak perekonomian daerah dan menciptakan multiplier effect yang luas," kata dia lagi.
