Pangkalpinang (ANTARA) - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menggelar program Pesantren Digital di Sumatera sebagai wujud komitmen Tri Karsa XLSMART dalam memperluas akses pendidikan digital, meningkatkan literasi teknologi serta mencetak SDM yang kompeten dan adaptif di era transformasi digital.
Group Head XLSMART West Region, Desy Sari Dewi mengatakan melalui program 'Pesantren Digital' ini XLSMART ingin memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan yang sama untuk memahami literasi digital dan teknologi kecerdasan buatan.
"Kami percaya bahwa generasi muda pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi inovator di era digital, dan tugas kami adalah membuka akses, memberikan pembekalan, serta mendampingi mereka agar siap menghadapi tantangan dan peluang masa depan secara cerdas dan beretika," katanya dalam rilis yang diterima ANTARA di Pangkalpinang, Minggu.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas terlaksananya Pesantren Digital di Yayasan Pondok Pesantren YPUI Darul Ulum Banda Aceh, Pesantren Perkampungan Minangkabau Kota Padang, Darut Tauhid Peduli (DT Peduli), dan Komunitas Bloggercrony Indonesia (BCC), Platform Digital Murid & Guru SiniNgaji dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pengurangan kesenjangan.
"Dengan pengenalan literasi digital dan AI sejak dini, harapannya lahir generasi pesantren yang siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa di era digital," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan pelatihan dasar mengenai pengenalan tentang literasi AI dan literasi Digital. Pengenalan Aplikasi AI dengan kelebihan fitur dari masing-masingnya, cara membuat PROMPT, instruksi yang diberikan kepada AI untuk menjalankan tugas tertentu yang efektif sesuai target materi konten media sosial yang diinginkan, antara lain konten dakwah digital, promosi produk UMKM Pesantren, komunikasi publik pesantren di media sosial.
Selain itu ada juga etika posting konten AI dengan mengaktifkan keterangan label AI di Instagram. Dan dari semua itu, hal paling mendasar yang harus dipahami oleh santri adalah tentukan dulu pesan apa yang ingin disampaikan karena konten selalu berangkat dari masalah yang ingin dibahas dan memastikan konten mengandung tiga poin yaitu masalah, pesan utama dan arah konten.
"XLSMART juga menyertakan sesi praktik pembuatan konten digital, di mana para santri belajar membuat poster, video pendek, hingga naskah kreatif dengan bantuan aplikasi berbasis AI," ujarnya.
Para mentor menekankan pentingnya kreativitas dan tanggung jawab moral dalam menyebarkan konten di media sosial. Pembelajaran ini menjadi bekal penting agar para santri dapat menjadi agen penyebar pesan positif di dunia digital.
Para pengajar pesantren menyampaikan apresiasi karena program tersebut memberikan manfaat nyata dan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia untuk memperkuat literasi digital di kalangan santri secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan dan pemerataan akses digital, XLSMART juga menyalurkan donasi kuota internet serta perangkat pendukung kepada Dayah Pesantren Baitul Arqam, Aceh Besar, Provinsi Aceh dan di Pesantren Perkampungan Minangkabau Kota Padang.
Program donasi kuota internet dari XLSMART, yang dikenal sebagai Gerakan Donasi Kuota (GDK), memungkinkan pelanggan XL dan AXIS untuk menyumbangkan sebagian kuota internet mereka melalui aplikasi myXL dan AXISNet.
"Kuota yang didonasikan ini kemudian akan disalurkan ke berbagai lembaga pendidikan di Indonesia untuk akses internet gratis selama 12 bulan," ujarnya.
