Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan pembekalan kepada 120 mualaf dari berbagai kecamatan di daerah itu, sebagai upaya penguatan akidah dan pemahaman syariat Islam.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Tengah Wahyu Nurrakhman di Koba, Selasa, mengatakan pembekalan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang baru memeluk Islam.
“Melalui pembekalan ini, pemerintah ingin memberikan pendampingan, edukasi keagamaan, serta pemberdayaan agar para mualaf dapat mengamalkan ajaran Islam secara baik dan mandiri,” katanya.
Ia menjelaskan materi yang diberikan berfokus pada penguatan akidah, pemahaman syariat, pembinaan akhlak, serta keterampilan praktis.
“Harapannya para mualaf semakin memahami ajaran Islam secara utuh dan semakin kuat akidah serta akhlaknya,” ujarnya.
Wahyu juga berpesan agar para mualaf tetap istikamah dalam menjalankan ajaran Islam di tengah berbagai tantangan.
“Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita semua,” katanya.
Pembekalan disampaikan narasumber dari Baznas Bangka Tengah dan Bagian Kesra Setda Bangka Tengah.
Dalam kegiatan yang sama, Baznas Bangka Tengah menyalurkan insentif kepada 72 relawan sebesar Rp600.000 per orang untuk periode Juli hingga Desember dengan total Rp43,2 juta.
Penyaluran insentif tersebut diharapkan dapat memperkuat peran relawan Baznas dalam mendukung berbagai program sosial, terutama yang berkaitan dengan pendampingan masyarakat prasejahtera.
Baznas Bangka Tengah menilai keberadaan relawan sangat penting dalam memastikan bantuan dan layanan sosial tepat sasaran.
