Pangkalpinang (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Melati, mengawasi langsung penyaluran 200 paket bantuan pangan kepada warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, dalam rangka Program Bantuan Pangan Nasional 2025.
Penyaluran yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog itu berisi masing-masing 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, dengan daftar penerima mengacu pada data Kementerian Sosial yang digunakan Bulog.
Secara keseluruhan, penyaluran untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak dimulainya program pada 22 November hingga 10 Desember 2025 telah mencapai 972.420 kilogram beras dan 194.484 liter minyak goreng untuk 48.621 penerima manfaat.
Melati mengatakan kehadirannya di Desa Kelapa bertujuan memastikan pelayanan publik dan keamanan pangan dalam kegiatan tersebut berjalan sesuai standar.
“Saya hari ini berada di Kecamatan Kelapa dan baru saja menyalurkan bantuan kepada 200 penerima manfaat. Bantuan ini berasal dari Bapanas dan Bulog, mitra Komisi IV. Sebagai wakil masyarakat Babel, saya ingin memastikan penyalurannya tepat dan berjalan baik,” ujar Melati dalam keterangan yang diterima di Pangkalpinang, Rabu.
Ia juga menyebut kehadiran unsur pemerintah daerah sangat membantu kelancaran kegiatan. Hadir antara lain Kepala Bulog Bangka Ahmad Mukrorimin, Wakil Ketua DPRD Bangka Barat H. Oktorazsari, anggota DPRD Herwanto, Susanto, Asnawi, dan Suherdi, serta Lurah Kelapa dan Sekcam Kelapa.
“Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri lengkap unsur daerah mulai dari DPRD, aparat kecamatan, Bulog, hingga ketahanan pangan. Kehadiran mereka membuat penyaluran lebih tertib dan terkoordinasi,” katanya.
Di lapangan, warga menyambut bantuan ini dengan antusias. Muhammad, warga Desa Semut, mengapresiasi perhatian dan kehadiran Melati di tengah masyarakat.
Program Bantuan Pangan Nasional merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan serta melindungi kelompok rentan. Bagi warga desa, bantuan itu menjadi penopang kebutuhan pokok di penghujung tahun.
Melati berharap kebijakan pangan pemerintah terus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan harus menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah warga.
