Pangkalpinang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung menggelar simulasi latihan penanggulangan keadaan darurat atau aiport emergency exercise di Pangkalpinang, pada Selasa (9/12).
General Manajer PT Angkasa Pura Indonesia, Bandara Depati Amir Muhammad Syahril mengatakan simulasi latihan penanggulangan keadaan darurat ini bertujuan untuk menguji komunikasi, koordinasi, dan komando dalam menghadapi keadaan darurat di wilayah Bandara Depati Amir.
"Kami ingin memastikan semua stakeholder terkait memahami tugas masing-masing saat menghadapi keadaan darurat, dan Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku" katanya.
Ia menyebutkan simulasi ini mengangkat tema situasi kecelakaan pesawat di wilayah Bandara Depati Amir.
"Dalam simulasi ini tim dan kendaraan penyelamat dikerahkan untuk bergerak cepat memadamkan api di sekitar pesawat tiruan," katanya.

Ia berharap melalui simulasi yang dilakukan setiap dua tahun sekali ini pihaknya bersama stakeholder terkait dapat mengukur waktu atau kecepatan yang tepat untuk melakukan layanan penyelamatan darurat di wilayah Bandara Depati Amir.
"Jadi kita bisa menguji seberapa secepat kita dalam melaksanakan operasi penyelamatan saat terjadi keadaan darurat," katanya.
Adapun simulasi latihan penanggulangan keadaan darurat di Bandara Depati Amir ini diikuti mulai dari tim Angkasa Pura, Airline, Airnav, Damkar Basarnas, BPBD, Tagana, Dinkes, hingga TNI-Polri.
