Pangkalpinang (ANTARA) - Wali Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Saparudin menyerahkan lima unit rumah layak huni kepada warga tidak mampu, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah itu.
"Kami berharap penerima bantuan rumah layak huni ini lebih tenang dan lebih produktif karena mereka sudah tinggal di rumah yang layak," kata Saparudin di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan, bantuan lima unit rumah layak huni yang diberikan kepada warga tidak mampu ini berasal dari APBD 2025 Kota Pangkalpinang, guna meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia masyarakat di ibu kota provinsi ini.
"Biaya pembangunan rumah layak huni ini Rp82 juta per unit dan anggarannya berasal dari APBD," katanya.
Ia menyatakan, masyarakat yang mendapatkan bantuan layak huni ini harus warga tidak mampu atau masuk di desil satu hingga empat, lahan pembangunan rumah bantuan milik sendiri.
Selain itu, rumah penerima bantuan rumah layak huni ini memang sudah tidak layak ditempati, seperti atap rumahnya sudah bocor, kayu, dindingnya sudah bolong dan lantai rumahnya tidak berkeramik.
"Kita terus berupaya agar tidak ada lagi rumah-rumah yang tidak layak huni, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah ini," katanya.
Menurut dia Pemkot Pangkalpinang tahun depan telah menganggarkan untuk bantuan rumah layak huni ini.
"Kita selain menganggarkan di APBD juga mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membantu pemerintah daerah mengentaskan rumah layak huni di daerah ini," katanya.
