Pangkalpinang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung menggandeng para pengemudi ojek online (ojol) melalui Apel Deklarasi Ojol Kamtibmas sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kamis (11/12).
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing mengatakan apel konsolidasi tersebut digelar sebagai bentuk pertemuan dan penguatan koordinasi dengan para pengemudi ojek online yang dinilai memiliki peran strategis di lapangan.
"Ini apel konsolidasi, maksudnya pertemuan dengan para pengemudi ojek online. Kami yakin mereka adalah bagian dari masyarakat yang bisa bekerja sama dengan kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, dan lainnya," ujar Kapolda.
Ia menilai para pengemudi ojol merupakan komunitas yang memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi penyambung informasi bagi kepolisian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
"Mereka ini potensi masyarakat yang punya hubungan luas dengan warga lain, sehingga dapat menjadi penyambung Kepolisian. Kami berharap sinergi yang selama ini sudah berjalan baik dapat terus dijaga dan ditingkatkan," katanya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Online Garuda Babel, Charles Halawa, menyatakan komitmen komunitasnya untuk mendukung upaya Polda Babel dalam menjaga situasi kamtibmas.
"Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan Polda Bangka Belitung. Sebagai driver yang setiap hari berada di lapangan, kami siap memberikan respon cepat menyampaikan informasi, mulai dari kecelakaan hingga potensi gangguan kamtibmas lainnya," ujar Charles.
Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memperkuat keamanan di wilayah Babel melalui jaringan pengemudi yang tersebar di berbagai titik.
