Koba, Babel (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menghimpun infak seribu rupiah per hari dari pegawai untuk mendukung percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Bangka Tengah Jamaludin di Koba, Senin, mengatakan dari program infak seribu sehari tersebut terkumpul dana sekitar Rp900 ribu per bulan yang disalurkan kepada dua anak sasaran stunting.
“Infak seribu sehari dari pegawai Kemenag terkumpul sekitar Rp900 ribu per bulan untuk dua anak sasaran,” kata Jamaludin.
Kemenag Bangka Tengah menyalurkan bantuan melalui Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) karena dinilai memahami kebutuhan gizi dan nutrisi anak.
Bantuan diberikan dalam bentuk paket nutrisi yang meliputi ikan, telur, beras, sayur-mayur, susu, serta kebutuhan gizi lainnya untuk menunjang tumbuh kembang anak.
Menurut Jamaludin, program tersebut merupakan bagian dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai dukungan terhadap program nasional percepatan penurunan stunting.
Ia mengatakan, keberhasilan program diukur dari dampaknya terhadap kondisi kesehatan anak dan penurunan persentase stunting di Bangka Tengah, bukan dari besarnya dana yang terkumpul.
Anak penerima manfaat program tersebut yakni Arsy Alfatunisa (14 bulan), putri pasangan Ibnu Maja dan Dewi Sartika yang berdomisili di Desa Nibung RT 11, serta Ghiprri (15 bulan), putra pasangan Dahlia dan Muhammad yang tinggal di Kelurahan Simpang Perlang RT 15.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.