Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau masyarakat mewaspadai air pasang laut dan gelombang tinggi saat merayakan malam Tahun Baru 2026 di objek wisata pantai di daerah itu.
"Masyarakat yang merayakan tahun baru di pantai diimbau berhati-hati potensi cuaca ekstrim," kata Kepala Bidang BPBD Kota Pangkalpinang Nur Ikhsan di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan BMKG Kota Pangkalpinang telah mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob, gelombang tinggi dan hujan disertai angin kencang pada malam pergantian Tahun Baru 2026 pada Rabu (31/12/2025).
"Hari ini kita sudah mendapatkan surat imbauan dari BMKG, agar masyarakat untuk berhati-hati dan waspada potensi bencana alam dampak cuaca ekstrim ini," katanya.
Ia menyatakan dalam mengantisipasi bencana alam pada malam pergantian tahun ini, BPBD Kota Pangkalpinang telah mensiagakan tim reaksi cepat 24 jam di objek wisata pantai dan daerah-daerah rawan banjir rob.
"Kami mensiagakan TRC 24 jam di objek wisata pantai seperti Pantai Pasir Padi dan daerah pesisir lainnya ini pada malam perayaan tahun baru ini," katanya.
Menurut dia kondisi cuaca menjelang malam pergantian tahun baru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diperkirakan hujan sedang hingga lebat, angin kencang, petir, dan pasang air laut yang cukup tinggi, sehingga masyarakat diharapkan waspada dan berhati-hati menghadap cuaca ekstrem yang kerap berubah-ubah tersebut.
"Setiap malam pergantian tahun ini, objek-objek wisata pantai selalu dipadati ribuan orang. Oleh karena itu, diimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi-informasi perkembangan cuaca dari BMKG ataupun BPBD," katanya.
