Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Staf ahli Bupati Bangka Selatan Bidang Ekonomi dan Pembangunan Zamroni mengatakan, panen bersama program Mandiri Benih di persawahan Ulim Mandiri Desa Batubetumpang Kecamatan Pulau Besar mampu mewujudkan swasembada pangan di daerah itu.
Hal tersebut disampaikan Zamroni saat melakukan panen padi program Mandiri Benih Gapoktan Dungun Raya Desa Batubetumpang bersama Dandim 0432 Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono dan Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan Risvandika, Rabu (7/1).
"Hari ini kita melakukan panen perdana di tahun 2026 persawahan Ulim Mandiri Desa Batubetumpang untuk mendukung swasembada pangan di Wilayah Kabupaten Bangka Selatan," katanya.
Ia mengatakan, kegiatan panen ini bukan hanya di lakukan di areal persawahan yang ada di Desa Batubetumpang saja, tapi juga akan dilakukan di areal persawahan lainnya yang ada di Bangka Selatan.
"Dalam waktu dekat ini akan ada panen raya, bukan hanya di persawahan yang ada di Batubetumpang saja tapi juga di desa lainnya seperti di Desa Rias," ujarnya.
Ia mengaku optimistis produksi padi di Kabupaten Bangka Selatan pada tahun ini akan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Hal itu, katanya banyak sekali inovasi yang telah dilakukan inovasi yang dilakukan oleh petani dibantu oleh penyuluh serta didukung oleh pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat.
"Dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat sangat luar biasa dalam membantu para petani, sehingga kita optimis hasil produksi petani kita akan meningkat dari tahun sebelumnya," ujarnya.
Zamroni menambahkan, pemerintah daerah melalui penyuluh dan dinas terkait bekerja sama dengan dinas pertanian provinsi termasuk juga dibantu TNI yang berada di desa akan terus melakukan bimbingan kepada para petani.
Hal tersebut, dilakukan agar para petani dapat mengolah lahan pertaniannya secara optimal sehingga akan meningkatkan hasil produksi mereka.
"Dengan adanya bimbingan dalam pengolahan lahan yang maksimal tentu akan meningkatkan hasil produksi, baik secara mutu maupun kuantitas produksi sehingga akan menjadi penopang swasembada pangan yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya.
