Belitung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan evakuasi pohon tumbang akibat diterjang hujan deras dan angin kencang di sejumlah titik daerah itu.
"Personel BPBD Belitung langsung turun ke lapangan melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kota Tanjungpandan siang tadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi di Tanjungpandan, Kamis.
Menurut dia, hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang menerjang kota Tanjungpandan sejak pukul 14.00 WIB dan berangsur reda mulai pukul 15.30 WIB.
Namun, lanjut dia, hujan dengan intensitas bervariasi mulai dari ringan dan sedang masih terus berlangsung mengguyur kota Tanjungpandan hingga pukul 17.00 WIB.
"Kondisi ini sesuai dengan imbauan dari BMKG mulai pukul 14.10 WIB sampai 17.11 WIB terkait peringatan dini untuk wilayah Belitung yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir, dan angin kencang," ujarnya.
Agus Supriadi menjelaskan, akibat hujan lebat dan angin kencang tersebut menyebabkan peristiwa pohon tumbang di sejumlah titik, seperti di kawasan pantai Tanjungpendam, Desa Air Ketekok, dan jalan Anwar (depan kantor BPJS Belitung).
"Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dari peristiwa pohon tumbang tersebut," katanya.
Dikatakan, sejumlah pohon tumbang tersebut saat ini telah berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Belitung menggunakan peralatan mesin pemotong (chainsaw).
Agus juga memastikan bahwasannya kondisi kota Tanjungpandan saat ini dalam keadaan aman usai diguyur hujan lebat dan angin kencang sejak siang.
Ia tetap mengimbau masyarakat tetap mewaspadai potensi terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang di tengah kondisi yang tidak menentu atau anomali.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai potensi terjadinya peristiwa hujan deras dan angin kencang," ujarnya.
BPBD Belitung evakuasi pohon tumbang dampak hujan deras dan angin kencang
Kamis, 8 Januari 2026 19:58 WIB
