Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Ardianeka ditetapkan sebagai Ketua Cabang Olah Raga Wushu Kabupaten Bangka Barat setelah terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Olahraga Luar Biasa Pengurus Wushu Indonesia Kabupaten Bangka Barat yang digelar hari ini di Mentok.
Pelantikan Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia Bangka Barat dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi Wushu Indonesia Kepulauan Bangka Belitung Martin Adrian Siabini.
"Kami sudah menyiapkan beberapa agenda penting yang kami yakini akan mampu meningkatkan prestasi para atlet, baik di tingkat regional maupun nasional," kata Ketua Cabang Olahraga Wushu Bangka Barat Ardianeka di Mentok, Sabtu.
Ia mengatakan salah satu agenda yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengenalkan olahraga wushu kepada para pelajar.
Pengenalan kepada para pelajar dan generasi muda penting dilakukan agar mereka tertarik berlatih wushu, dengan semakin banyak peminat tentunya akan memudahkan dalam menjaring atlet potensial.
"Selain itu, kita juga sudah mengagendakan menyelenggarakan turnamen Wushu di Bangka Barat, kita jadwalkan Juni 2026," ujarnya.
Saat ini, kata dia, jumlah atlet Wushu di bangka barat masih sedikit (enam orang) sehingga dibutuhkan pola yang menarik dan promosi masif agar semakin banyak yang tertarik menggeluti Wushu.
"Kita optimistis akan banyak yang tertarik karena peluang untuk berprestasi di tingkat regional dan nasional masih terbuka, buktinya kemarin pada Kejuaraan tingkat Provinsi Babel atlet kita mampu meraih emas dan dan perak," katanya.
Dengan susunan pengurus berkompeten dan pengelolaan organisasi transparan dan profesional dia optimistis Cabang Olahraga Wushu di Bangka Barat akan semakin diminati dan berprestasi.
Selain penguatan organisasi, melalui program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, kami berkomitmen membangun generasi atlet yang tidak hanya unggul pada aspek teknik dan fisik, namun juga memiliki disiplin, karakter, sportivitas, dan mental juara.
Pengurus membuka pintu untuk pola kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak agar program pembinaan Wushu di Bangka Barat dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga dan sumber daya manusia.
"Kami optimistis dengan kerja sama dan dukungan kuat dari berbagai pihak, Wushu Kabupaten Bangka Barat mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa nama baik daerah di berbagai jenjang kompetisi," katanya.
Bupati Bangka Barat Markus mengapresiasi cabang olahraga wushu di Bangka Barat, dan akan memberikan dukungan terbaik, baik secara profesional maupun secara pribadi.
Begitu juga Ketua KONI Bangka Barat Martin melalui Sekretaris Umum KONI Dedy Friady yang mengatakan meskipun cabang olahraga Wushu baru bisa ikut Porprov di tahun 2026, namun peluang untuk mendapatkan emas masih sangat menjanjikan.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026