Koba, Babel (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemuda dalam menjaga harmonisasi dan memperkuat demokrasi di tingkat lokal.
Ketua KPU Kabupaten Bangka Tengah Supendi Saputra di Koba, Sabtu, mengatakan demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses elektoral, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk generasi muda.
Menurut dia, tantangan demokrasi ke depan tidak dapat dihadapi oleh satu lembaga saja, melainkan memerlukan sinergisitas dengan berbagai elemen masyarakat.
Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dinilai strategis untuk menjaga kualitas demokrasi.
“Demokrasi akan tumbuh dengan baik ketika dibangun melalui keterbukaan, kolaborasi, dan semangat kebersamaan,” kata Supendi.
Anggota KPU Bangka Tengah Sabpri Aryanto mengatakan, pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses kepemiluan.
Ia menilai keterlibatan pemuda tidak hanya penting dalam menjaga harmonisasi sosial, tetapi juga sebagai aktor yang berperan aktif dalam perjalanan demokrasi.
“Pemuda bukan sekadar penonton, melainkan bagian penting dalam penguatan demokrasi,” ujarnya.
KPU Bangka Tengah berharap kesadaran masyarakat terhadap tanggung jawab demokrasi semakin meningkat, sekaligus mendorong partisipasi pemilih secara berkelanjutan.
"Melalui penguatan edukasi kepemiluan dan ruang dialog yang inklusif bersama organisasi kepemudaan, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap tanggung jawab demokrasi semakin meningkat," ujarnya.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026